Umat Katolik Hayati Jalan Salib di Gereja Roh Kudus Gunung Anyar Surabaya

3 April 2026 20:55 3 Apr 2026 20:55

Thumbnail Umat Katolik Hayati Jalan Salib di Gereja Roh Kudus Gunung Anyar Surabaya

Ritual Jalan Salib digelar untuk memperingati kisah sengsara Kristus pada Jumat, 3 April 2026 di kawasan Gereja Katolik Roh Kudus Gunung Anyar Surabaya dan diikuti oleh umat Katolik. (Foto: Feed Instragram @Bangga Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Umat Katolik memperingati kisah sengsara Yesus Kristus melalui tradisi Jalan Salib yang dilaksanakan pada Jumat, 3 April 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Gereja Katolik Roh Kudus Gunung Anyar Surabaya dan diikuti oleh umat dari berbagai kalangan.

Jalan Salib atau Via Dolorosa merupakan penggambaran 14 perhentian yang menceritakan perjalanan penderitaan Yesus Kristus, mulai dari dijatuhi hukuman mati hingga dimakamkan. Tradisi ini menjadi bagian penting dalam masa Pra-Paskah, khususnya pada peringatan Jumat Agung, sebagai bentuk refleksi atas pengorbanan Yesus dalam menebus dosa umat manusia.

Dalam pelaksanaannya, umat diajak untuk merenungkan setiap tahapan yang dilalui Yesus. Keempat belas perhentian tersebut mencakup berbagai peristiwa, seperti saat Yesus memikul salib, mengalami kejatuhan, bertemu dengan Bunda Maria, hingga peristiwa penyaliban dan wafat di kayu salib. Setiap perhentian disertai doa dan perenungan yang menggambarkan makna penderitaan serta kasih yang begitu besar bagi umat manusia.

Melalui Jalan Salib, umat tidak hanya mengenang peristiwa historis, tetapi juga diajak untuk memperdalam iman dan pemahaman akan arti penebusan dosa. Tradisi ini menjadi sarana spiritual untuk mendekatkan diri kepada penderitaan Kristus sekaligus merefleksikan kehidupan sehari-hari dalam terang iman.

Peristiwa Jalan Salib juga memberikan keyakinan kepada umat beriman bahwa dosa manusia, tipu daya iblis, penderitaan, hingga kematian tidak mampu mengalahkan kesetiaan kasih Allah kepada ciptaan-Nya. Nilai inilah yang menjadi dasar pengharapan bagi umat dalam menjalani kehidupan.

Lebih dari sekadar ritual, Jalan Salib dimaknai sebagai panggilan untuk memahami kasih sejati. Di setiap langkah yang dilalui, tersimpan ajaran tentang pengorbanan tanpa batas, kerendahan hati, serta kesetiaan yang menjadi teladan bagi umat beriman dalam kehidupan sehari-hari. Informasi ini dikutip dari akun Instagram @Bangga Surabaya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Hari Paskah Yesus kristus jalan salib Kota Surabaya Jumat Agung Gereja Katolik