Truk Hauling PT LKT Tabrak Becak di Abdya, Pengemudi Tewas dengan Rahang Patah

28 Maret 2026 14:07 28 Mar 2026 14:07

Thumbnail Truk Hauling PT LKT Tabrak Becak di Abdya, Pengemudi Tewas dengan Rahang Patah

Warga menurunkan jenazah korban kecelakaan tabrakan antara becak dan truk hauling PT LKT dari ambulans Puskesmas Babahrot, Jumat (27/3/2026) malam. (Foto: T. Rahmat/Ketik)

KETIK, ACEH BARAT DAYA – Malam yang seharusnya lengang di ruas jalan nasional Desa Alue Jereujak, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), berubah menjadi tragedi memilukan.

Sebuah kecelakaan maut antara truk hauling pengangkut bijih besi milik PT Leuser Karya Tambang (LKT) dan becak bermotor merenggut nyawa seorang warga, Jumat (27/3/2026).

Korban diketahui bernama Rizki Wahyudi (32), warga Desa Pantee Rakyat, Babahrot. Ia tewas seketika di lokasi kejadian setelah becak yang dikemudikannya terlibat benturan keras dengan dump truck bernomor polisi BL 8990 TB.

Benturan hebat itu tak hanya merenggut nyawa, tetapi juga meninggalkan luka mengenaskan. Rahang korban dilaporkan patah akibat kerasnya hantaman. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan, namun nyawa Rizki tak dapat diselamatkan.

Detik-Detik Mencekam di Jalan Gelap

Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula saat dump truck yang dikemudikan Fakhrurrazi melaju dari arah Nagan Raya menuju Blangpidie. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan muncul becak barang yang dikendarai korban.

Kasat Lantas Polres Abdya, T. Tasliansyah, menjelaskan bahwa becak tersebut diduga tidak menggunakan lampu penerangan di tengah kondisi jalan yang minim cahaya. Situasi semakin berbahaya ketika korban mencoba mendahului kendaraan di depannya.

“Becak melebar ke sisi kanan jalan hingga masuk ke jalur berlawanan. Karena jarak sudah sangat dekat, tabrakan tidak dapat dihindari,” ungkapnya.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menguatkan dugaan adanya pelanggaran keselamatan, mulai dari tidak adanya lampu hingga manuver mendahului dalam kondisi berisiko tinggi.

Warga Resah, Aktivitas Hauling Disorot

Tragedi ini kembali memantik keresahan warga Babahrot. Aktivitas truk hauling yang melintas di jalan umum dinilai semakin mengancam keselamatan pengguna jalan, terutama kendaraan kecil seperti becak dan sepeda motor.

“Setiap hari kami was-was. Mobil besar sering lewat, padahal ini jalan umum dan cukup ramai. Sangat berbahaya,” ujar seorang warga dengan nada cemas.

Warga mendesak pemerintah dan pihak terkait untuk segera mengevaluasi operasional truk hauling di kawasan tersebut. Mereka khawatir kecelakaan serupa akan terus terulang jika tidak ada langkah tegas.

Ironisnya, di tengah duka yang masih menyelimuti keluarga korban, aktivitas pengangkutan bijih besi disebut-sebut tetap berjalan seperti biasa. Hal ini memunculkan dugaan bahwa operasional tetap dipaksakan meski situasi belum kondusif.

Dugaan Penghalangan Tugas Jurnalistik

Di tengah proses peliputan, seorang pria yang mengaku sebagai kerabat sopir truk, dengan ciri-ciri bertubuh tinggi, berkulit putih, dan mengenakan kaos hitam, diduga sempat mencoba menghalangi wartawan Ketik.com saat menjalankan tugas jurnalistik di lokasi kejadian.

Insiden tersebut menambah catatan kelam dalam tragedi ini, tidak hanya soal keselamatan di jalan, tetapi juga kebebasan pers di lapangan.

Imbauan Kepolisian

Kasat Lantas T. Tasliansyah mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara, terutama pada malam hari.

“Penggunaan lampu sangat penting agar kendaraan terlihat. Kami juga mengimbau agar tidak mendahului jika kondisi tidak memungkinkan,” tegasnya.

Saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap secara menyeluruh penyebab kecelakaan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan bukti tambahan.

Tragedi ini menjadi peringatan keras bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berujung fatal. Di jalur nasional yang padat, kewaspadaan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan demi menyelamatkan nyawa. (*)

Tombol Google News

Tags:

kecelakaan Insiden babahrot Leuser Karya Tambang PT LKT Aceh Barat Daya abdya Aceh Kecelakaan Maut becak Hauling Bijih Besi