KETIK, MALANG – Aksi perkelahian berujung penusukan maut pecah di area parkir sebuah kafe di Jalan Ijen, Kecamatan Klojen, Kota Malang, pada Jumat, 20 Maret 2026 dini hari. Akibat peristiwa tersebut, korban berinisial SA (42), warga Jalan Ranugrati, Kelurahan Sawojajar, tewas dengan luka tusukan di sekujur tubuhnya.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, menjelaskan bahwa insiden berdarah itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Pihak kepolisian segera bergerak setelah menerima laporan melalui layanan darurat 110.
"Pada mulanya, kami menerima laporan adanya cekcok tiga orang yang kesemuanya merupakan juru parkir (jukir) di salah satu kafe di Jalan Ijen. Selanjutnya, petugas siaga dari Polsek Klojen langsung mendatangi lokasi kejadian," ujarnya kepada Ketik.com, Jumat, 20 Maret 2026.
Setibanya di lokasi, petugas menemukan korban SA dalam kondisi bersimbah darah. Petugas medis PMI Kota Malang segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA). Namun, karena luka yang diderita terlalu parah, nyawa SA tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan pemeriksaan saksi, peristiwa ini bermula saat korban bersama dua temannya sesama jukir menenggak minuman keras (miras) di lokasi kejadian. Diduga karena pengaruh alkohol, terjadi perselisihan yang memicu pengeroyokan dan penusukan.
"Dari keterangan saksi, salah satu pelaku mengeluarkan pisau dan menusuk korban beberapa kali hingga korban tersungkur. Kemudian, salah satu pelaku lainnya sempat masuk ke dalam kafe dan meminta agar rekaman CCTV di lokasi dihapus dan meminta saksi tidak melapor ke polisi," bebernya.
Upaya pelaku untuk menghilangkan barang bukti gagal lantaran karyawan yang bertanggung jawab atas rekaman CCTV tidak berada di tempat. Kedua pelaku kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor.
"Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Malang Kota masih melakukan penyelidikan dan pengembangan. Selain keterangan saksi, kami juga memeriksa rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian guna mengidentifikasi dan memburu pelaku," terangnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, mengungkapkan pihaknya masih menyelidiki secara intensif terkait kejadian tersebut.
"Iya, ini masih kami lakukan penyelidikan dan pendalaman," tandasnya. (*)
