Hari Jadi Pacitan ke-281, RSUD dr. Darsono Gelar Seminar Bahas Gangguan Pendengaran-Sumbing Bibir

9 Februari 2026 10:03 9 Feb 2026 10:03

Thumbnail Hari Jadi Pacitan ke-281, RSUD dr. Darsono Gelar Seminar Bahas Gangguan Pendengaran-Sumbing Bibir

Peserta mengikuti Seminar Kesehatan penanganan gangguan pendengaran serta sumbing bibir dan lelangit yang digelar RSUD dr. Darsono Pacitan di Pendopo Mas Tumenggung Djogokarjo I, Senin, 9 Februari 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Pendopo Mas Tumenggung Djogokarjo I, Pacitan, Senin, 9 Februari 2026, menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus solusi soal kesehatan anak.

RSUD dr. Darsono Pacitan menggelar Seminar Kesehatan bertema Penanganan Komprehensif Gangguan Pendengaran, Sumbing Bibir dan Lelangit Demi Senyum Ceria Anak Bangsa.

Sebanyak 156 peserta dari beragam latar belakang mengikuti kegiatan yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-281 Kabupaten Pacitan serta HUT ke-47 RSUD dr. Darsono Pacitan.

Diantaranya, peserta berasal dari Ketua PKK Kecamatan se-Kabupaten Pacitan, Ketua Pokja 4 Kecamatan se-Kabupaten Pacitan, Ketua PKK Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Pacitan, Ketua Dharma Wanita OPD Kabupaten Pacitan, hingga perwakilan organisasi mahasiswa dan kepemudaan.

Adapun organisasi mahasiswa intra kampus yang hadir di antaranya Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STIKIP), Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU), Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU), Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Fattah (STAIFA), Akademi Komunitas Negeri (AKN), dan Institut Agama Islam Attarmasi (IAIT).

Sementara dari unsur kepemudaan, kegiatan ini diikuti oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Pemuda Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Fatayat Nahdlatul Ulama, Karang Taruna, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Naisiyatul Aisyah, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), serta Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Foto Direktur RSUD dr. Darsono Pacitan, dr. Johan Tri Putranto saat memberikan sambutan dalam acara seminar kesehatan anak. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)Direktur RSUD dr. Darsono Pacitan, dr. Johan Tri Putranto saat memberikan sambutannya. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

Dalam sambutannya, Direktur RSUD dr. Darsono Pacitan, dr. Johan Tri Putranto, menyampaikan bahwa seminar ini adalah upaya membuka cara pandang baru masyarakat terhadap kasus sumbing bibir, sumbing lelangit, dan gangguan pendengaran pada anak.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menambah pengetahuan sehingga penanganan kasus-kasus tersebut dapat dilakukan secara komprehensif,” pintanya dihadapan peserta.

dr. Johan mengungkapkan masih adanya perbedaan sikap antara orang tua di wilayah perkotaan dan pedesaan dalam menyikapi kondisi tersebut.

"Menurut penelitian, masih terlihat perbedaan pemahaman, terutama antara orang tua di desa dan di kota. Ini yang perlu terus kita edukasi bersama,” katanya.

Menurut dr. Johan, RSUD dr. Darsono sebelumnya juga telah melakukan penanganan terhadap kasus, gangguan pendengaran, sumbing bibir dan lelangit. Ia menambahkan, masyarakat dapat melakukan pengobatan di RSUD Darsono terkait penyakit tersebut.

Foto Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Pacitan, Efi Suraningsih Indrata Nur Bayuaji saat memberikan sambutan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Pacitan, Efi Suraningsih Indrata Nur Bayuaji saat memberikan sambutannya. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

Hal serupa juga disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Pacitan, Efi Suraningsih Indrata Nur Bayuaji.

Ketua Efi berharap seminar ini menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk lebih berani berkonsultasi ketika menemui kasus di lingkungan sekitar.

“Apabila terdapat kasus, diharapkan bisa segera berkonsultasi agar mendapatkan penanganan yang tepat,” ucapnya.

Menurut Efi, kegiatan ini diharapkan memberi manfaat dan informasi yang berkesinambungan demi mendukung penanganan bibir sumbing dan sumbing lelangit di Pacitan.

“Mari kita jaga dan dukung bersama, demi senyum ceria anak bangsa,” ucapnya.

Foto Dokter THT RSUD dr. Darsono Pacitan, dr. Azhar Nur Fathoni, Sp.THT-KL, saat memaparkan materi tentang gangguan pendengaran pada anak. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)Dokter THT RSUD dr. Darsono Pacitan, dr. Azhar Nur Fathoni, Sp.THT-KL, saat memaparkan materi tentang gangguan pendengaran pada anak kepada peserta seminar. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

Dua narasumber dihadirkan dalam seminar ini.

dr. Azhar Nur Fathoni, Sp.THT-KL, memaparkan materi tentang gangguan pendengaran pada anak, sementara drg. Wisnu Murthy Wardana, Sp.BM, mengulas penyakit mulut serta penanganannya dari sisi bedah mulut.

Melalui forum ini, RSUD dr. Darsono berharap isu kesehatan anak tak lagi dipandang sebelah mata, melainkan menjadi perhatian bersama, dari pendopo menuju ke rumah-rumah warga.(*)

Tombol Google News

Tags:

RSUD dr Darsono kesehatan anak pacitan Seminar Kesehatan Sumbing Bibir Sumbing Lelangit gangguan pendengaran