Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes RRT, Dorong Investasi hingga Energi Bersih di Jatim

8 April 2026 11:35 8 Apr 2026 11:35

Fariha Al J., Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes RRT, Dorong Investasi hingga Energi Bersih di Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Dubes RRT untuk memperkuat kerja sama investasi dan SDM di Bandara Juanda, Sidoarjo, Selasa, 7 April 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaporv Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membahas penguatan kerja sama investasi, industri, energi terbarukan, dan pengembangan SDM saat menerima kunjungan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia HE. Mr. Wang Lutong di Gedung VIP Bandara Juanda pada Selasa, 7 April 2026.

Pertemuan ini menegaskan tren positif hubungan kerja sama Jatim–Tiongkok, khususnya di sektor investasi dan industri.

“Kunjungan Dubes RRT untuk Indonesia merupakan sesuatu yang sangat penting bagi Jatim sebab investasi di Jatim harus terus tumbuh termasuk wisata Bromo agar lebih dikenal luas oleh dunia,” ujar Khofifah.

Agenda kunjungan juga dirangkai dengan rencana peletakan batu pertama pabrik melamin di Gresik serta kunjungan ke kawasan wisata Bromo.

Selain industri dan pariwisata, kerja sama diarahkan pada penguatan SDM melalui pendidikan dan riset. Pemprov Jatim mendorong peningkatan kompetensi ASN melalui sinergi dengan BPSDM.

“Mendapat penguatan tingkat kompetensi dan inovasi bagi ASN melalui BPSDM Jatim,” kata Khofifah.

Di sektor peternakan, Pemprov Jatim tengah mendorong peningkatan produksi susu sapi guna memenuhi kebutuhan nasional, termasuk menjajaki kerja sama pengadaan bibit sapi perah unggul dari Tiongkok.

“Dari berbagai sapi perah di Jatim dari berbagai negara tetapi yang paling tinggi produktivitas saat ini adalah sapi perah asal Tiongkok,” jelasnya.

Khofifah menyebut produktivitas sapi perah tersebut dapat mencapai 50 liter per ekor per hari dan diharapkan dapat dikembangkan lebih luas di Jawa Timur.

“Semoga kita bisa mendapatkan peluang bibit sapi perah dengan produktivitas yang cukup tinggi, 50 liter per ekor per hari,” imbuhnya.

Kerja sama juga menyasar pengembangan energi terbarukan, khususnya panel surya, sebagai bagian dari transisi energi menuju target net zero emission 2060.

“Diskusi dan tindak lanjut akan kita maksimalkan dan terus berlanjut,” tegas Khofifah.

Di sela pertemuan, Khofifah turut memperkenalkan komoditas unggulan Jatim seperti durian dan salak yang telah menembus pasar Tiongkok, sekaligus menekankan pentingnya peningkatan kapasitas produksi.

“Pertemuan yang sangat produktif saya berharap tindak lanjut kunjungan Dubes membangun penguatan, sinergi dan kolaborasi antara Jatim dan RRT,” ungkapnya.

Sementara itu, Dubes RRT HE. Mr. Wang Lutong menyampaikan apresiasi atas capaian pembangunan Jawa Timur.

“Hari ini kunjungan kedua saya ke Jawa Timur. Saya menyampaikan apresiasi kepada Ibu Khofifah atas capaian pembangunan yang sangat baik,” katanya.

Ia menyebut kunjungannya juga terkait agenda proyek di sektor pangan serta penjajakan kerja sama energi terbarukan dan pendidikan vokasi.

“Di bidang solar, sudah ada perusahaan yang berinvestasi di Jawa Timur. Kami juga mendorong kerja sama peningkatan SDM melalui pendidikan vokasi,” jelasnya.

Pihaknya membuka peluang lebih luas bagi investor untuk masuk ke Jawa Timur dan memperkuat kerja sama industri serta pengembangan tenaga kerja.

“Kami berharap kerja sama ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kedua pihak,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pertemuan ini jajaran Kedubes dan Konjen RRT di Surabaya serta sejumlah kepala perangkat daerah Pemprov Jatim. (*) 

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Khofifah terima kunjungan Dubes RRT investasi energi bersih