Gara-gara Jaket 'Shorenk', Pemuda Lamongan Dikeroyok di Gresik: Satu Pelaku Diciduk, 3 Buron

22 Januari 2026 12:48 22 Jan 2026 12:48

Thumbnail Gara-gara Jaket 'Shorenk', Pemuda Lamongan Dikeroyok di Gresik: Satu Pelaku Diciduk, 3 Buron

Aksi pengeroyokan di Balongpanggang, Gresik, yang terekam kamera CCTV. Polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku dan saat ini satu orang telah diamankan oleh Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik.(Foto: Humas Kapolres Gresik)

KETIK, GRESIK – Niat hati ingin menikmati kopi, seorang pemuda asal Lamongan berinisial EY (30) justru menjadi korban pengeroyokan brutal.

Insiden ini dipicu persoalan sepele, yakni atribut jaket yang dikenakan korban saat berada di sebuah warung kopi (warkop) di Desa Kedungsumber, Balongpanggang.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik bergerak cepat dan berhasil mengamankan satu pelaku berinisial DS (21) di rumahnya di wilayah Benjeng, Selasa malam, 20 Januari 2026. Sementara itu, tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan berstatus buron.

Kejadian bermula pada Rabu malam, 14 Januari 2026. Saat itu, korban tengah nongkrong di Warkop Hello Kitty. Sekitar pukul 22.30 WIB, melintas konvoi sepeda motor. Melihat korban mengenakan jaket bertuliskan “Shorenk”, massa yang diperkirakan berjumlah sekitar 12 orang itu langsung putar balik dan menyerang korban secara membabi buta.

Akibat pengeroyokan tersebut, EY mengalami luka robek di bagian dagu dan kepala, serta sejumlah luka lecet di beberapa bagian tubuh.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melalui ​Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, menjelaskan bahwa timnya langsung bergerak sesaat setelah korban membuat laporan di Polsek Balongpanggang.

​“Setelah menerima laporan, tim langsung melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya berhasil mengamankan satu tersangka,” ujarnya.

​Polisi mengamankan barang bukti berupa ponsel, pakaian tersangka, dan rekaman CCTV yang merekam jelas aksi pengeroyokan tersebut.

Saat ini, polisi telah mengantongi identitas pelaku lainnya. Tiga orang berinisial FA, RS, dan RZ kini resmi diburu petugas.

​AKP Arya Widjaya menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi aksi kekerasan di wilayah Gresik.

​“Tersangka kami jerat dengan Pasal 262 KUHP tentang pengeroyokan. Saat ini masih dilakukan pendalaman dan pengembangan,” tambah AKP Arya Widjaya.

​Pihak kepolisian juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan segera melapor jika melihat ada tindakan kekerasan serupa.

​“Polres Gresik berkomitmen menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dan menindak tegas setiap bentuk kekerasan di wilayah hukum kami, warga bisa segera melaporkan melalui kanal 110 atau lapor CakRama,” tegasnya.(*) 

Tombol Google News

Tags:

pengeroyokan KriminalGresik Cctv Buronan DPO KeamananKamtibmas jaket shorenk Lamongan gresik