Efek Wisata Kayutangan Heritage, Tingkat Hunian Penginapan Tembus 70–100 Persen

13 Januari 2026 20:49 13 Jan 2026 20:49

Thumbnail Efek Wisata Kayutangan Heritage, Tingkat Hunian Penginapan Tembus 70–100 Persen

Grand Citihub Hotel @Kajoetangan, salah satu hotel di kawasan Kayutangan Heritage Malang . (Foto: Aliyah/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Keberadaan Kayutangan Heritage turut mendongkrak okupansi penginapan di sekitarnya. Setiap akhir pekan, tingkat hunian kamar di sejumlah akomodasi di kawasan wisata heritage ini melonjak signifikan, bahkan menembus angka 70 hingga 100 persen.

Seiring meningkatnya minat wisatawan yang ingin menikmati suasana kota lama dengan suasana sejarah dan kuliner khas, beberapa hotel di kawasan Kayutangan Heritage menjadi incaran wisatawan.

Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki,  mengungkapkan bahwa adanya destinasi wisata Kayutangan Heritage ini memberikan fasilitas pada tamu yang ingin rekreasi di Kota Malang.

"Kayutangan Heritage sendiri merupakan bagian dari pariwisata secara keseluruhan sekaligus memberikan salah satu fasilitas pada tamu yang ingin rekreasi di Malang," ungkap Agoes Basoeki.

Tak hanya itu, adanya kampung tematik heritage ini memberikan dampak yang sangat tinggi, terutama bagi hotel-hotel di kawasan Kayutangan ini.

Banyak wisatawan yang datang ke kampung heritage ini membuat banyak tamu yang menginap di hotel-hotel Malang. Dengan adanya tamu-tamu ini, okupansi hotel otomatis naik. 

"Kami selaku PHRI sangat mendukung adanya Kampung Heritage Kayutangan, kita selalu menunjukkan tentang Kayutangan pada tamu, tak hanya koridor Kayutangan tapi juga kampungnya," ucap Agoes Basoeki.

"Hal ini juga harus diperhatikan bagaimana menjaga kualitas pelayanan, keamanan, kenyamanan karena bisa menjadi daya tarik untuk tamu datang ke Malang dan hotel menjadi akomodasi ketika wisatawan datang, semakin banyak wisatawan yang datang semakin banyak tamu hotel yang datang itu berpengaruh pada okupansi," imbuhnya.

Dengan hadirnya Kampung Heritage Kayutangan ini memberikan perbedaan yang cukup signifikan pada hotel-hotel kawasan Kayutangan. Okupansi hotel setiap weekend mencapai 70 persen atau bahkan bisa full 100 persen.

"Kalau untuk hotel-hotel di kawasan Kayutangan Heritage itu ketika weekend okupansi minimal sampai 70, 80, hingga ada yang 100 persen," jelas Agoes Basoeki.

Dalam hal ini, Kayutangan Heritage tak hanya menguntungkan warga lokal. Namun juga memberikan dampak positif pada okupansi hotel yang berada di kawasan Kayutangan, atau bahkan hotel-hotel lain yang tidak dekat dengan kampung wisata ini. (*)

Tombol Google News

Tags:

Okupansi hotel Kawasan Kayutangan Heritage kampung heritage kayutangan Wisata Malang Hotel Malang Kota Malang Ketik.in Kayutangan