KETIK, JAKARTA – Momen azan Maghrib sering kali berubah menjadi ajang pelampiasan rasa lapar yang tidak terkendali. Setelah belasan jam menahan lapar, rasanya ingin langsung menyantap semua makanan yang ada di atas meja. Tapi, kebiasaan ini ternyata sangat berbahaya buat lambungmu.
Bukannya kenyang dan bahagia, banyak orang justru berakhir memegangi perut karena begah, mual, atau dada terasa panas setelah berbuka.
Menanggapi fenomena rutin tahunan ini, kreator konten sekaligus relawan medis Dokter Tirta Mandira Hudhi memberikan teguran keras. Lewat edukasinya, ia membeberkan fakta medis mengenai alasan mengapa langsung memakan porsi yang besar saat buka puasa bukanlah pilihan yang bijak.
"Ketika berbuka jangan langsung makan berat. Sakit banget pasti lambungnya," tegas Dokter Tirta.
Ia menjelaskan bahwa lambung manusia butuh waktu untuk beradaptasi setelah dibiarkan kosong selama kurang lebih 12 jam. Memaksanya bekerja ekstra secara mendadak justru akan mengundang masalah pencernaan yang serius.
"Jangan makan terlalu kenyang karena pasti dispepsia dan jadi GERD," tambahnya mengingatkan risiko yang mengintai.
Kondisi perut sebah atau dispepsia ini jelas sangat menyiksa. Apalagi kalau kebiasaan buruk tersebut terus diulang. Asam lambung yang terus naik berpotensi besar memicu GERD.
Lalu bagaimana urutan berbuka yang ramah lambung? Dokter Tirta memberikan panduan praktis yang sangat mudah diterapkan, yaitu mengawali buka puasa dengan minuman hangat dan takjil secukupnya seperti tiga butir kurma.
"Saat kita berpuasa itu kan tidak ada satupun makanan ataupun minuman yang masuk melalui kerongkongan. Nah ketika kita air hangat itu akan membuat sensasi nyaman di kerongkongan," jelas Dokter Tirta.
Selain mengatur porsi makan, Dokter Tirta juga sangat mewanti wanti kebiasaan langsung meminum kopi saat azan berkumandang. Bagi para pencinta kopi, minuman berkafein ini baru aman dikonsumsi setelah perut mendapat asupan makanan yang cukup.
"Ingat kopi itu ada kafeinnya. Kalau perut kosong dikasih kopi nanti jadi GERD. Jadi boleh ngopi setelah lambungnya terisi," pesannya.
Jadi mulai hari ini, kendalikan dulu nafsu untuk langsung menyantap makanan dengan porsi besar. Batalin puasa dengan segelas air hangat dan sedikit camilan manis sudah cukup untuk mengembalikan energi yang hilang.
Setelah menunaikan salat dan lambung sudah melakukan pemanasan, barulah kamu bebas menyantap hidangan utama dengan aman dan nyaman.(*)
