Driver Ojol Jember Nyalakan Lilin, Tuntut Listyo Dicopot dan Reformasi Polri Usai Tewasnya Affan

29 Agustus 2025 22:42 29 Agt 2025 22:42

Thumbnail Driver Ojol Jember Nyalakan Lilin, Tuntut Listyo Dicopot dan Reformasi Polri Usai Tewasnya Affan
Ratusan pengemudi Ojol di Jember menggelar aksi solidaritas menuntut keadilan atas tewasnya rekan mereka, Affan Kurniawan yang dilindas rantis Brimob. (Foto: Atta/ Ketik)

KETIK, JEMBER – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Jember menggelar aksi solidaritas untuk Affan Kurniawan, driver muda yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta. Mereka menyalakan lilin dan menabur bunga di Bundaran depan Polres Jember, Jumat, 29 Agustus 2025 malam.

Sekitar 300 driver yang tergabung dalam Forum Komunikasi Jember Online Bersatu (FKJOB) turun ke jalan. Mereka mengecam keras kepolisian dan menuntut Kapolri dicopot dari jabatannya.

“Kami marah dan kecewa. Affan mati bukan karena salahnya, tapi karena aparat. Kapolri harus turun, Brimob harus bertanggung jawab. Reformasi polisi harus segera dilakukan,” tegas Ketua FKJOB, Deddy Novianto.

Deddy menyebut Affan masih muda dan sedang menafkahi keluarganya. “Dia mati bukan di medan perang, tapi saat bekerja. Itu tidak pantas terjadi di negeri merdeka,” ujarnya.

Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Candra Putra menemui massa. Ia menyampaikan duka cita dan meminta maaf atas tragedi tersebut.

“Kami mendukung penuh proses hukum terhadap anggota yang terlibat. Harus diproses secara transparan dan adil,” kata mantan perwira yang pernah berdinas di Div Propam Mabes Polri ini.

Bobby juga mengajak para driver melaksanakan Salat Gaib di Masjid Polres Jember sebelum aksi ditutup doa bersama. Massa membubarkan diri sekitar pukul 22:00 WIB dengan ratusan lilin masih menyala sebagai simbol duka dan perlawanan. (*) 

 

Tombol Google News

Tags:

Jember Reformasi Polri Affan Kurniawan ojol dilindas rantis Brimob copot kapolri