KETIK, SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat.
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Laila Mufidah, menegaskan pentingnya komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk memprioritaskan kesejahteraan rakyat dalam penyusunan kebijakan, terutama setelah penyampaian tanggapan wali kota atas usulan fraksi-fraksi DPRD.
Dalam rapat paripurna tersebut, tanggapan disampaikan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mewakili Wali Kota Eri Cahyadi.
Laila mengatakan seluruh tanggapan dari pihak eksekutif telah disampaikan secara resmi dan tertuang dalam buku tanggapan yang diterima dewan.
“Tadi Wawali yang hadir, jadi sudah dijawab dan ada di dalam buku itu,” ujar Laila usai rapat di Gedung DPRD Surabaya pada Selasa 14 Oktober 2025.
Menurut Laila, pembahasan lanjutan atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) akan segera dilakukan di masing-masing komisi mulai 15 Oktober mendatang.
“Kelanjutannya Raperda ini nanti kita rapatkan di komisi-komisi mulai tanggal 15. Setelah itu laporan ke Banmus, Banggar, terus ada perangkaan, finalisasi, lalu masuk ke dokumen APBD yang insyaallah rampung tanggal 10 November, kalau lancar,” jelasnya.
Politisi perempuan asal Fraksi PKB itu menilai pada prinsipnya Pemkot menyetujui usulan fraksi DPRD. Namun, ia menekankan agar arah kebijakan yang disusun benar-benar berpihak kepada masyarakat.
“Harapannya semoga lebih mengutamakan kesejahteraan rakyat. Surabaya ini jangan sampai memanas, harus tetap kondusif. Program-program harus tepat sasaran, terutama untuk mengurangi kemiskinan. Stunting juga sudah menurun, tapi sektor ekonomi lainnya juga harus diperkuat,” ujarnya.
Laila juga menyoroti beberapa keluhan masyarakat yang muncul dalam masa reses DPRD, termasuk program sertifikasi tanah PTSL yang masih belum tuntas di beberapa wilayah.
“Kemarin waktu reses, banyak warga menyampaikan keluhan soal sertifikasi PTSL yang belum selesai. Bahkan ada yang mengirim WA agar dilaporkan ke Pak Wali. Itu hal sederhana, tapi penting, karena tanah itu aset berharga bagi masyarakat kecil,” ungkapnya.
Selain itu, Laila turut mendorong Pemkot agar memperhatikan program sosial lainnya seperti perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) dan beasiswa Pemuda Tangguh, serta memastikan kesejahteraan tenaga PPPK berjalan lancar.
“P3K mungkin sudah beres ya sampai tahap Taspennya sudah diurus. Tapi Rutilahu nanti bisa ditambah, begitu juga anggaran beasiswa Pemuda Tangguh di 2026. Intinya harus pro rakyat,” tegasnya.
Ia menambahkan, DPRD juga telah berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah terkait evaluasi Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan yang belum terealisasi.
“Masalah Pokir tadi sudah kita bicarakan, dan sudah disampaikan ke Pak Sekda kapan kita evaluasi soal Pokir yang belum jalan. Yang lain-lain nanti kita bahas lagi,” tandas Laila. (*)
DPRD Surabaya Dorong Pemkot Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat dalam Tanggapan Raperda
14 Oktober 2025 14:57 14 Okt 2025 14:57
Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)
Trend Terkini
9 Januari 2026 05:46
Biang Sepinya Laga Arema FC di Kanjuruhan, Aremania: Tiket Elit Prestasi Sulit
12 Januari 2026 15:03
Alsintan Combine Harvester Bantuan di Jombang Hilang, DPRD Minta Pemda Pastikan Alat Kembali ke Petani
12 Januari 2026 15:31
Sampah Menumpuk di RSUD Mardi Waluyo Blitar, Keluarga Pasien Resah
11 Januari 2026 16:28
Pertama! Spesial Gurami Rumah Makan Jemani Hadir di Kota Madiun, Ini Lokasinya!
14 Januari 2026 06:04
Ketua PHRI Malang: Kayutangan Heritage Picu Tamu Hotel Menginap Lebih Lama
Tags:
DPRD Surabaya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah Pemkot Surabaya APBD Surabaya 2026 APBD SurabayaBaca Juga:
Tunggak Retribusi Ratusan Juta, Satpol PP Surabaya Tertibkan Aset Lahan Pasar di Simo MulyoBaca Juga:
DPRD Surabaya Berharap Polemik Jagal Sapi dan Pemkot Happy EndingBaca Juga:
Jagal Sapi Mogok, RPH Surabaya Pastikan Stok Daging AmanBaca Juga:
Pelaku Jagal Sapi Surabaya Mogok, Minta Pemkot Segera Tanggapi TuntutanBaca Juga:
DPRD Surabaya Terima Keluhan Jagal, Sebut RPH Belum Buka Dialog dengan MitraBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
