Dorong Budaya Baca, KALINGGA UGM Hadirkan Pojok Baca Binaan di RPKJ Satunama

9 Maret 2026 23:10 9 Mar 2026 23:10

Thumbnail Dorong Budaya Baca, KALINGGA UGM Hadirkan Pojok Baca Binaan di RPKJ Satunama

Kalingga UGM menggelar kegiatan Pojok Baca Binaan dan Safari Literasi di RPKJ Satunama pada Sabtu, 7 Maret 2026. (Foto: Dok. Ketik.com)

KETIK, YOGYAKARTA – Keluarga Linguistik Gadjah Mada (KALINGGA) sebagai wadah perhimpunan mahasiswa Magister Linguistik Fakultas Ilmu Budaya UGM telah menggelar kegiatan Pembuatan Pojok Baca Binaan dan Safari Literasi di Rumah Pembelajaran Kesehatan Satunama (RPKJ Satunama) para Sabtu, 7 Maret 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Divisi Aksi Sosial dan Masyarakat (Aksosma) Kalingga dalam rangka penguatan literasi bagi masyarakat, khususnya warga dampingan RPKJ Satunama.

Dalam kegiatan ini, Kalingga UGM bersama pengelola RPKJ Satunama berkolaborasi untuk menghadirkan sebuah pojok baca yang diharapkan menjadi ruang belajar yang nyaman serta mendukung proses pemulihan warga dampingan.

Selain pojok baca, program ini juga diisi dengan Safari Literasi yang meliputi berbagai rangkaian acara, mulai aktivitas bermain bersama, bercerita bersama, diskusi ringan, hingga interaksi literasi antara mahasiswa dan warga dampingan.

Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk bisa memanfaatkan permainan sebagai sarana refleksi diri, berbagi cerita, dan membangun kembali semangat belajar.

Moh. Nawalul Fawaid El Haqi atau yang akrab disapa Haqi selaku ketua Kalingga mengungkapkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi program yang bisa menginspirasi rasa kepedulian antar sesama manusia. 

“Harapan saya, semoga program yang telah dirancang oleh Divisi Aksosma ini adalah program konkret yang berkelanjutan, kami berharap program ini menjadi salah satu program hablum minannnas yang dapat menginspirasi rasa kepedulian antar sesama manusia” ungkap Haqi.

Foto Kalingga UGM mengadakan Pojok Baca sebagai ruang belajar yang nyaman untuk mendukung proses pemulihan warga dampingan di RPKJ Satunama. (Foto: Dok. ketik.com)Kalingga UGM mengadakan Pojok Baca sebagai ruang belajar yang nyaman untuk mendukung proses pemulihan warga dampingan di RPKJ Satunama. (Foto: Dok. ketik.com)

Sejalan dengan harapan ketua Kalingga, ketua Divisi Aksosma Kalingga, Abu A.K menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menghadirkan literasi sebagai ruang pemulihan yang humanis.

Menurutnya, literasi juga tak hanya sebagai aktivitas membaca dan menulis, tetapi juga menjadi sarana untuk menghubungkan harapan, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperkuat proses pemulihan psikososial warga dampingan.

“Melalui pojok baca ini, kami berharap hal ini dapat menjadi salah satu jalan bagi warga dampingan RPKJ Satunama untuk menumbuhkan semangat baru dalam proses pemulihan mereka,” ujar Abu A.K.

Program ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa Magister Linguistik FIB UGM dalam mengimplementasikan ilmunya ke dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Kedepannya, Kalingga berharap pojok baca ini dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan melalui berbagai kegiatan literasi berkelanjutan bersama RPKJ Satunama.

Kepala Departemen Kesejahteraan Jiwa dan Disabilitas (Keswadis) Satunama, Karel Tuheay dengan senang menyambut kegiatan yang dirancang oleh mahasiswa Magister Linguistik FIB UGM tersebut. 

Menurutnya, kegiatan literasi yang dikemas melalui permainan, menulis, dan bercerita memberikan ruang bagi warga dampingan untuk berekspresi dan belajar dengan suasana yang menyenangkan.

“Melalui kegiatan seperti permainan, menulis, dan bercerita bersama, warga dampingan memiliki ruang untuk berekspresi, berinteraksi, dan belajar dengan cara yang menyenangkan. Pemberian buku bacaan juga menjadi dukungan yang sangat berarti untuk memperkuat budaya literasi di lingkungan RPKJ,” ujar Karel.

Tak hanya itu, ia juga berharap agar kegiatan ini tidak berhenti sebagai program sesaat, melainkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara Kalingga dan RPKJ Satunama.

“Semoga keberadaan pojok baca dan program literasi ini dapat terus berkembang. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat terus terjalin sehingga semakin banyak kegiatan yang bermanfaat bagi proses pemulihan dan pemberdayaan warga dampingan,” tambahnya.

Dalam hal ini, Karel juga membuka peluang kerja sama lanjutan, termasuk rencana penggalangan dana bersama Kalingga UGM guna mendukung operasional kegiatan di RPKJ Satunama, tidak hanya dalam bentuk donasi buku tetapi juga dukungan pendanaan.

Melalui program ini, Kalingga UGM berharap agar budaya literasi di lingkungan PRKJ Satunama dapat terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam proses pemberdayaan warga dampingan menuju kehidupan yang lebih mandiri.(*)

Tombol Google News

Tags:

FIB UGM Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta