KETIK, MALANG – Kota Malang memiliki banyak potensi yang belum dimanfaatkan secara maksimal, terutama pada sektor sumber daya manusia. Wakil Ketua Komisi D, Ginanjar Yoni Wardoyo, menyebut dominasi generasi muda menjadi faktor penting yang dapat mendorong peningkatan PAD.
Menurut Ginanjar, demografi Kota Malang yang didominasi anak muda merupakan kekuatan besar yang perlu dioptimalkan.
“45 persen Kota Malang itu pemuda. Itu kan potensi yang begitu luar biasa,” ujarnya beberapa waktu lalu di Ruang Komisi D DPRD Kota Malang.
Ginanjar berpendapat bahwa sektor yang tepat harus memprioritaskan potensi tersebut, terutama kreativitas generasi muda.
“Ini menjadi potensi. Arahnya ketika bicara masalah pemuda itu kreativitas. Jadi kreativitas anak muda itu yang menjadi potensi luar biasa kita,” katanya.
Menurut Ginanjar, kreativitas dapat menjadi sumber pendapatan daerah yang berkelanjutan karena sifatnya yang dinamis dan mampu mengikuti perkembangan zaman.
“Ini sumber PAD yang tidak akan ada habisnya nanti. Karena kreativitas itu dinamis, kreativitas itu bisa mengikuti perkembangan era,” jelasnya.
Selain itu, Ginanjar juga menyoroti kekuatan sektor pendidikan di Kota Malang di samping potensi generasi mudanya. Ia menyebut kultur pendidikan di Malang telah terbentuk sejak lama.
“Kita itu memang punya kultur pendidikan. Jadi ketika bicara Malang kota pendidikan bukan hanya karena banyaknya lembaga pendidikan tinggi,” ungkapnya.
Menurutnya, untuk memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah, potensi tersebut harus dikombinasikan dengan kebijakan pemerintah.
Sebaliknya, lokasi geografis dan daya tarik Kota Malang memberikan peluang besar untuk meningkatkan PAD, terutama di bidang jasa dan pariwisata.
“Banyak warga lain, masyarakat secara wisatawan, domestik lah, banyak yang berkunjung ke Kota Malang untuk sekadar misalkan berjalan-jalan melihat suasana Kota Malang,” tuturnya.
Kunjungan tersebut diproyeksikan berdampak pada industri pariwisata serta berbagai sektor ekonomi lainnya, termasuk kuliner dan penginapan.
Ginanjar meyakini Kota Malang memiliki banyak potensi untuk meningkatkan PAD secara berkelanjutan, mulai dari dominasi generasi muda, kekuatan sebagai kota pendidikan, hingga daya tarik wisatanya.
Ia pun berharap kebijakan yang tepat dapat memaksimalkan seluruh potensi tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat secara luas. (*)
