KETIK, MALANG – Latar belakang pendidikan teknik tidak menghalangi Ginanjar Yoni Wardoyo untuk terjun ke dunia politik. Ia menilai politik merupakan hal yang bersifat universal karena berkaitan dengan kebijakan di berbagai sektor kehidupan.
“Ya, sebenarnya kalau bicara politik kan universal. Sebenarnya, di semua sisi, semua lini kehidupan itu tidak lepas dari yang namanya kebijakan,” ujar Ginanjar saat ditemui di ruang Komisi D DPRD Kota Malang, Senin, 6 April 2026.
Menurutnya, kebijakan yang dirasakan masyarakat tidak hadir secara tiba-tiba, melainkan melalui proses politik yang panjang.
“Kebijakan lahir juga dari proses politik,” katanya.
Ginanjar juga menegaskan bahwa tidak ada batasan antara latar belakang keilmuan dengan dunia politik. Ia menyebut, semua bidang memiliki peran dalam proses perumusan kebijakan.
“Jadi tidak tersekat oleh bidang-bidang sosial, bidang keteknikan, atau bidang yang lain,” jelasnya.
Ginanjar juga menyampaikan bahwa latar belakang pendidikan teknik yang dimilikinya turut memengaruhi cara pandangnya dalam bekerja sebagai wakil rakyat.
“Yang kedua, saya berbasis teknik. Jadi, latar belakang itu juga bisa mewarnai cara pandang saya,” tuturnya.
Ginanjar diketahui menempuh pendidikan Teknik Industri dari jenjang sarjana hingga magister di Universitas Indonesia.
“Saya Teknik Industri. Jadi S1 dan S2 kebetulan juga di bidang Teknik Industri,” ungkapnya.
Saat ini, sebagai anggota Komisi D DPRD Kota Malang, ia terlibat dalam pembahasan berbagai isu strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan sosial. Ia menilai sektor-sektor tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat sehingga memerlukan perhatian serius.
Ginanjar juga menyampaikan harapannya agar kebijakan yang dihasilkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Masyarakat Kota Malang berhak mendapatkan kehidupan yang lebih baik dari yang diterima saat ini,” ujar Wakil Ketua Fraksi Gerindra ini.
Ginanjar menambahkan, masyarakat diharapkan dapat benar-benar merasakan manfaat dari perkembangan Kota Malang.
“Sehingga harapan warga Kota Malang untuk benar-benar memiliki kotanya, benar-benar mendapatkan manfaat dari naik dan melesatnya Kota Malang, bisa dirasakan bersama,” tambahnya.
