KETIK, LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pertanian terus mendorong modernisasi sektor pertanian dengan memanfaatkan teknologi terkini.
Upaya tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Dinas Pertanian Kabupaten Lebak dalam kegiatan Pelatihan Drone Pertanian Terra model G20 yang dilaksanakan di Kelompok Tani Mukti Rahayu II, Desa Gunungcupu, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Kepala Bidang Produksi Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Deni Iskandar, mengatakan pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pertanian, Yanmar Indonesia dan Terra Drone Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan penerapan teknologi modern di bidang pertanian.
Menurutnya, pelatihan tersebut diikuti oleh pendamping dan operator Dinas Pertanian dari Kabupaten Lebak, Pandeglang dan Serang. Tujuannya, kata dia, untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian, khususnya dalam penguasaan dan pemanfaatan teknologi drone di lapangan.
“Pelatihan ini memberikan pemahaman sekaligus keterampilan teknis kepada para pendamping dan operator dalam mengoperasikan drone pertanian, sehingga ke depan dapat diterapkan secara langsung untuk mendukung kegiatan pertanian,” ujar Deni Iskandar saat dihubungi ketik.com, Selasa 13 Januari 2026.
Dari Kabupaten Lebak peserta yang mengikuti pelatihan terdiri dari dirinya selaku pendamping dinas, serta dua operator, yakni Dedi Alansori dan Widi Januar Ghafur.
Ia mengungkapkan penggunaan Drone Pertanian Terra G20 memiliki sejumlah keunggulan, yakni mampu melakukan penyemprotan pupuk dan pestisida secara lebih cepat dan presisi.
Dengan teknologi tersebut, lanjut dia, pekerjaan di lahan pertanian menjadi lebih efisien, menghemat tenaga kerja, serta mampu menekan biaya operasional.
“Selain meningkatkan efisiensi kerja, penggunaan drone pertanian juga dapat mengurangi kontak langsung petani dengan bahan kimia. Hal ini tentu lebih aman bagi kesehatan dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan pertanian yang modern, cerdas, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Lebih lanjut Deni menambahkan bahwa upaya mekanisasi pertanian di daerah tidak terlepas dari peran dan dukungan Kementerian Pertanian, yang selama ini terus mendorong penggunaan alat dan mesin pertanian modern guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Ia berharap pemanfaatan teknologi drone pertanian dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan hasil panen petani di Kabupaten Lebak.
Seiring dengan terus didorongnya transformasi pertanian menuju mekanisasi dan digitalisasi, Dinas Pertanian Kabupaten Lebak optimistis kesejahteraan petani serta ketahanan pangan daerah dapat terus ditingkatkan.
“Transformasi pertanian menuju mekanisasi dan digitalisasi akan terus kami dorong demi meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah,” tuturnya. (*)
