KETIK, LEBAK – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak menggelar Rapat Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027, Jumat 27 Februari 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DLH Kabupaten Lebak, Nana Mulyana.
Forum ini menjadi bagian penting dalam tahapan perencanaan pembangunan daerah, khususnya di sektor lingkungan hidup.
Melalui forum tersebut, perangkat daerah bersama para pemangku kepentingan berdiskusi untuk menyelaraskan arah kebijakan, merumuskan prioritas program, serta memperkuat sinergi lintas sektor.
Dalam arahannya, Nana Mulyana menegaskan bahwa pembangunan daerah harus dirancang secara terukur, partisipatif, dan berkelanjutan.
Menurutnya, forum perangkat daerah merupakan ruang strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus memastikan setiap program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Melalui forum ini, kita duduk bersama untuk menyelaraskan langkah dan memperkuat kolaborasi. Perencanaan yang baik akan menentukan kualitas pelaksanaan program di tahun mendatang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat tiga fokus utama dalam pembahasan Renja 2027. Pertama, penyelarasan program agar setiap kebijakan dan kegiatan di bidang lingkungan hidup sejalan dengan visi dan arah pembangunan Kabupaten Lebak. Penyelarasan ini dinilai penting guna menghindari tumpang tindih program serta memastikan efektivitas penggunaan anggaran.
Kedua, penguatan sinergi antarinstansi dan pemangku kepentingan. DLH mendorong kolaborasi yang lebih solid, baik dengan perangkat daerah lainnya maupun dengan unsur masyarakat dan dunia usaha, agar pelaksanaan program lingkungan dapat berjalan optimal.
Ketiga, penekanan pada aspek kelestarian lingkungan melalui inovasi pengelolaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Inovasi tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah, pengendalian pencemaran, hingga upaya pelestarian sumber daya alam secara berkelanjutan.
Sinkronisasi dan harmonisasi program dalam forum ini diarahkan untuk mendukung terwujudnya “Lebak Hegar”, yakni cita-cita menjadikan Kabupaten Lebak sebagai daerah yang nyaman, asri, dan lestari bagi seluruh warganya.
Dengan perencanaan yang matang sejak tahap awal, DLH Kabupaten Lebak optimistis berbagai tantangan lingkungan pada 2027 dan tahun-tahun berikutnya dapat diantisipasi melalui kebijakan yang tepat sasaran, terukur, dan berpihak pada keberlanjutan lingkungan hidup. (*)
