KETIK, BANTUL – Di tengah gencarnya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan mendukung masa depan anak bangsa, kualitas dan keamanan pangan menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Untuk memastikan hal tersebut, Danramil 11/Dlingo Kodim 0729/Bantul, Kapten Inf Rohmat, turun langsung ke lapangan memantau proses produksi.
Pada Senin, 13 Oktober 2025, Kapten Rohmat memimpin timnya melakukan inspeksi mendadak ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Temuwuh. Dapur tersebut menjadi sentra vital yang setiap hari menyiapkan 1.027 porsi makanan bergizi untuk 22 sekolah di Kapanewon Dlingo, mulai dari tingkat balita, PAUD, hingga sekolah dasar.
Fokus pada Dapur dan Bahan Baku
Kunjungan monitoring ini bukan sekadar formalitas. Bersama tim inti dari Kapanewon Dlingo — yang terdiri dari Kasi Pelayanan Ari Sulistiyo Rini, Kasi Umum Murtini, Staf Program dan Keuangan Agus Margono, serta Staf Umum Gatot Susanto — Kapten Rohmat bergerak cepat memeriksa setiap aspek di dapur. Mulai dari kebersihan lantai dan peralatan, tata cara penyimpanan bahan baku, hingga proses pengolahan makanan tahap akhir.
"Tujuannya agar kita memastikan makanan yang disiapkan sesuai standar dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Ini adalah investasi gizi bagi anak-anak kita, jadi harus aman dan higienis," tegas Kapten Rohmat usai melakukan inspeksi.
Dalam kesempatan ini, pengelola dapur diingatkan untuk selalu menjaga kebersihan optimal dan rutin berkoordinasi dengan Koramil jika menemui kendala di lapangan, baik terkait pasokan maupun standar pengolahan. Sinergi ini menjadi kunci sukses MBG yang melibatkan banyak pihak.
Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada segmen penerima manfaat yang paling rentan, yakni anak-anak TK dan PAUD. Danramil melihat langsung proses pendistribusian perdana dan mengeluarkan instruksi penting terkait ketepatan waktu.
“Kami sarankan khusus untuk TK dan PAUD, jam pendistribusian makanan maksimal jam 09.00 WIB,” imbuhnya.
Permintaan ini beralasan kuat, sebab kegiatan belajar mengajar di tingkat usia dini rata-rata hanya berlangsung hingga pukul 10.00 WIB.
"Makanan harus sampai sebelum mereka selesai belajar, agar manfaat gizi bisa diterima optimal," jelas Kapten Rohmat.
Peran Babinsa sebagai Mata dan Tangan di Lapangan
Program MBG di Dlingo ditekankan sebagai tugas kolektif. Kapten Rohmat memastikan jajarannya, para Babinsa, tidak hanya menunggu laporan, tetapi turun langsung ke 22 sekolah penerima. Langkah ini bertujuan memperkuat sistem pengawasan di tingkat akar rumput, memastikan setiap porsi makanan bergizi sampai ke tangan siswa dengan baik, sesuai jumlah dan standar kualitas.
"Membantu pengawasan program MBG ini merupakan salah satu tugas aparat kewilayahan. Kami di garis depan untuk memastikan program strategis nasional ini berjalan mulus," tutupnya.
Aksi cepat dan terukur dari Danramil Dlingo ini menegaskan peran TNI yang kini melebar dari pertahanan negara ke penguatan gizi dan sumber daya manusia, berkolaborasi erat dengan pemerintahan sipil Kapanewon demi masa depan anak-anak Dlingo. (*)
Dari Barak ke Dapur: Danramil Dlingo Pastikan 1.027 Porsi MBG Aman untuk Anak Sekolah
13 Oktober 2025 15:42 13 Okt 2025 15:42
Kapten Inf Rohmat bersama jajaran Kapanewon Dlingo, Senin, 13 Oktober 2025, melakukan monitoring dan pengecekan langsung di salah satu sekolah penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk memastikan makanan bergizi yang disalurkan tepat waktu sebelum pukul 09.00 WIB sampai di tangan siswa dengan kualitas terbaik dan higienis. (Foto: Dok Kapt Rohmat for Ketik.com)
Trend Terkini
11 Maret 2026 04:39
BGN Hentikan 18 Dapur SPPG MBG di Probolinggo, Berikut Daftarnya dan Respon dari Pemerintah Daerah
7 Maret 2026 14:44
16 PPPK Paruh Waktu Abdya Tak Dilantik, Dua Proses BKN, 2.065 Terima SK Hari Senin
12 Maret 2026 13:32
Bupati Bandung Sampaikan Kabar Gembira: SE Mendikdasmen Terbit, Honor Guru P3K PW Bisa Dibayar Lewat Dana BOSP
12 Maret 2026 15:35
Penghasilan Tetap 3 Bulan Tak Cair, Ratusan Perangkat Desa Geruduk Kantor Bank Jatim Cabang Tulungagung
9 Maret 2026 21:33
Transfer Dana Pusat Menyusut, Pemkab Bondowoso Blak-blakan Soal Keuangan di Hadapan Mahasiswa
Tags:
TNI Danramil Dlingo Kapten Inf Rohmat Program Makan Bergizi Gratis MBG SPPG Temuwuh Kapanewon Dlingo Kodim 0729/Bantul Keamanan Pangan Higienitas Makanan Gizi anak Sinergi TNI-Sipil Babinsa Distribusi makanan TK PAUD Pengawasan Kewilayahan 1027 Porsi Bantul DIY Kualitas Makanan SekolahBaca Juga:
Kemenkes Terbitkan Edaran Percepat Sertifikasi Higiene Program MBGBaca Juga:
Peluncuran SPPG Al-Baghdadi, Pemkab Sampang Tegaskan Komitmen Dukung Program MBGBerita Lainnya oleh Fajar Rianto
13 Maret 2026 11:45
BGN Tangguhkan Operasional 50 SPPG di Kabupaten Gunungkidul dan Bantul DIY, Ini Daftarnya
13 Maret 2026 03:03
Jejak Culas Dana Hibah Pariwisata Sleman, Potongan Fee hingga Proposal Berkode 'RA'
12 Maret 2026 17:31
Jelang Lebaran 2026, 96 Persen Jalan Kabupaten Sleman Beraspal, Jalur Prambanan-Kaliurang Jadi Prioritas
12 Maret 2026 16:35
Kisah Advokat Yogyakarta Sapto Nugroho Tanggalkan Berkas Perkara Demi Berburu Malam Lailatul Qodar di Makkah
12 Maret 2026 16:00
Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Pemkab Sleman Siagakan Jaga Warga dan Satlinmas
