Safari Ramadan di Blitar, Saan Mustopa NasDem Ziarah ke Makam Bung Karno dan Serukan Spirit Nasionalisme

3 Maret 2026 16:36 3 Mar 2026 16:36

Thumbnail Safari Ramadan di Blitar, Saan Mustopa NasDem Ziarah ke Makam Bung Karno dan Serukan Spirit Nasionalisme

Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, seusai berziarah di Makam Bung Karno Kota Blitar, Selasa 3 Maret 2026. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Langit Selasa siang, 3 Maret 2026, terasa teduh di kawasan Makam Bung Karno, Bendogerit, Kota Blitar. Di antara peziarah yang datang membawa doa, tampak Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, berjalan khidmat menuju pusara Sang Proklamator.

Ziarah itu bukan sekadar agenda seremonial. Bagi Saan, kunjungan tersebut menjadi momentum meneguhkan kembali nilai perjuangan yang diwariskan Bung Karno kepada bangsa ini.

“Kehadiran kami untuk mendoakan Bung Karno dan mengenang perjuangan beliau. Kita bisa merasakan kemerdekaan hari ini karena jasa dan pengorbanan para pendahulu,” ujar Saan usai ziarah.

Safari Ramadan yang digelar Partai NasDem itu, lanjutnya, menjadi ruang refleksi sekaligus silaturahmi kebangsaan. Menurutnya, Ramadan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga waktu yang tepat untuk memperkuat nilai persatuan dan nasionalisme.

Ia menekankan pentingnya generasi muda menjaga api semangat kebangsaan agar tidak padam di tengah dinamika zaman. “Kita harus menjaga dan merawat semangat nasionalisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Tak hanya berziarah ke Blitar, rangkaian safari tersebut juga dijadwalkan menyambangi makam tokoh bangsa dan ulama besar lainnya, seperti Sunan Giri dan Sunan Ampel. Menurut Saan, tradisi ini menjadi cara sederhana namun bermakna untuk terus menyambung ingatan sejarah.

“Dari para tokoh yang telah mendahului kita, kita belajar konsistensi, keberanian, dan komitmen memperjuangkan kebaikan untuk negeri,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Saan juga menanggapi aspirasi masyarakat terkait isu global, termasuk desakan agar Indonesia keluar dari “Board of Peace” menyusul serangan terhadap Iran oleh Amerika Serikat dan Israel.

Ia menyatakan seluruh aspirasi publik akan ditampung dan dibahas lebih lanjut di parlemen. “Semua aspirasi tentu akan kita diskusikan dalam forum DPR,” katanya.

Saan turut mengecam serangan terhadap Iran, terlebih terjadi di bulan suci Ramadan saat umat Islam tengah menjalankan ibadah puasa.

“Serangan seperti itu bertentangan dengan prinsip kemanusiaan, apalagi dilakukan di bulan suci,” pungkasnya.

Safari Ramadan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Di pusara proklamator, doa-doa dipanjatkan dan semangat untuk menjaga Indonesia tetap menyala.(*)

Tombol Google News

Tags:

Saan Mustofa Nasdem Ziarah Makam Bung Karno Blitar Kota Blitar Safari Ramadan nasionalisme