KETIK, LEBAK – Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya menerima kunjungan silaturahmi Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) bersama Yayasan Gerakan Indonesia Berbagi Kebaikan (IBK) dan Yayasan Wakaf Lailatul Qadar Khodimul Ummah, di Pendopo Bupati Lebak, Kamis 22 Januari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan simbolis bantuan sebanyak 1.000 mushaf Al-Qur’an yang diserahkan langsung oleh CEO Badan Wakaf Al-Qur’an, H. M. Ichsan Salam kepada Bupati Lebak.
Selanjutnya, pendistribusian mushaf Al-Qur’an akan dikoordinasikan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Lebak agar tepat sasaran.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut CEO BWA H. M. Ichsan Salam, Managing Director Gerakan Indonesia Berbagi Kebaikan H. Nana Sujana yang juga menjabat Ketua Dewan Pembina Yayasan Wakaf Lailatul Qadar Khodimul Ummah, beserta jajaran dari masing-masing lembaga.
Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Badan Wakaf Al-Qur’an terhadap masyarakat Kabupaten Lebak.
Ia mengatakan, bantuan mushaf Al-Qur’an ini sangat penting untuk mendukung peningkatan literasi membaca Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara kami di Badan Wakaf Al-Qur’an. Insya Allah hari ini telah dibagikan 1.000 eksemplar Al-Qur’an untuk masyarakat Kabupaten Lebak. BWA juga menyampaikan bahwa bantuan ini tidak terbatas,” ujar Bupati Lebak, Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya kepada ketik.com.
Bupati mengungkapkan, berdasarkan data nasional, sekitar 72,5 persen umat Muslim di Indonesia masih mengalami buta aksara membaca Al-Qur’an. Sementara di Kabupaten Lebak sendiri, angka buta baca Al-Qur’an masih tergolong tinggi, yakni hampir mencapai 68 persen.
“Ini artinya tantangan kita masih besar. Insya Allah dengan bantuan Badan Wakaf Al-Qur’an, ke depan pembelajaran Al-Qur’an dapat kita integrasikan secara lebih luas, baik di sekolah-sekolah formal maupun di pondok-pondok pesantren yang masih membutuhkan mushaf,” jelasnya.
Ia juga berharap, bantuan Al-Qur’an ini dapat meningkatkan semangat masyarakat untuk terus belajar mengaji dan memperkuat nilai-nilai keagamaan.
“Ulah poho ngaji. Membaca Al-Qur’an akan mempertajam pikiran, menambah pahala, dan mendekatkan diri kita kepada surganya Allah swt,” tuturnya.
Sementara itu, penyerahan mushaf Al-Qur’an ini merupakan bagian dari program kolaboratif bertajuk “Satu Gerakan Sejuta Kebaikan”, hasil kerja sama antara Badan Wakaf Khodimul Ummah, BWA Indonesia, dan Indonesia Berbagi Kebaikan. Program tersebut digagas oleh H. Nana Sujana.
Nana Sujana menjelaskan, program ini mencakup empat kegiatan utama, yakni Gerakan Wakaf Al-Qur’an dengan target satu rumah satu mushaf Al-Qur’an bagi masyarakat Muslim di Banten dengan nilai bantuan mencapai Rp15 miliar.
Kemudian Program Bedah Mushola dan Bedah Rumah bagi masyarakat kurang mampu, Program Motor Dakwah untuk para guru ngaji di pelosok desa, serta penyediaan sarana sanitasi dan sumber air bersih.
“Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Lebak, kami optimistis program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata,” tegasnya.
Di kesempatan yang sama, CEO BWA H. M. Ichsan Salam menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan penyaluran hingga 50.000 mushaf Al-Qur’an ke Kabupaten Lebak sepanjang tahun 2026. Penyaluran tahap awal dimulai dengan distribusi 1.000 mushaf.
Selain itu, BWA juga tengah melakukan pendataan guru-guru ngaji untuk diberikan insentif sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mengajarkan Al-Qur’an di tingkat akar rumput.
“Program ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi terpadu untuk kegiatan pesantren, dakwah, serta pemberdayaan ekonomi umat,” pungkasnya. (*)
