KETIK, ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Yonif TP-954 bernama Naga Berkisar serta pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Jembatan Garuda.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi di Aula Nuri Makodim 0208/Asahan, Selasa, 24 Februari 2026. Hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, Asisten Administrasi Umum, jajaran OPD, Camat Bandar Pasir Mandoge, serta undangan lainnya.
Dalam pemaparannya, Letkol Inf Edy Syahputra menjelaskan bahwa Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) memiliki fungsi ganda, yakni memperkuat pertahanan wilayah sekaligus mempercepat pembangunan ekonomi daerah dan nasional.
"Satuan ini dirancang untuk mendukung ketahanan pangan, meningkatkan infrastruktur dasar serta membantu penanganan bencana yang terintegrasi dengan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta," kata Edy.
Ia menyebutkan rencana dislokasi satuan akan berada di Desa Tomuan Holbung, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge. Nama Naga Berkisar dipilih karena memiliki makna prajurit yang tangguh, berjiwa kesatria, memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, serta menghormati adat istiadat setempat.
Selain pembentukan batalyon, pembangunan KDKMP juga menjadi agenda penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Namun, pelaksanaannya menghadapi sejumlah kendala, seperti ketersediaan lahan sesuai kriteria, proses pematangan lahan, cut and fill, serta perizinan.
"Kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan, camat, kepala desa dan masyarakat untuk gotong royong melakukan pematangan lahan. Kami berharap dukungan seluruh stakeholder dalam menjalankan program ini," ujarnya.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menyatakan kesepakatannya terhadap nama dan lambang satuan karena dinilai memiliki makna khusus bagi daerah.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, kami sangat mengapresiasi program yang dilakukan Dandim 0208/Asahan, terutama terkait pembentukan Yonif TP-954 Naga Berkisar di Asahan," ungkap Taufik.
Menurutnya, lokasi batalyon yang berbatasan dengan Kabupaten Asahan, Toba dan Simalungun dinilai strategis dan berpotensi memberikan dampak ekonomi yang luas.
"Dengan dibentuknya batalyon ini, kami berharap tidak ada lagi desa tertinggal di Asahan. Perekonomian akan meningkat dan menjadi semangat baru bagi masyarakat," katanya.
Taufik juga menyatakan dukungan terhadap pembangunan KDKMP dan Jembatan Garuda dengan harapan penentuan lokasi dilakukan secara strategis agar manfaatnya optimal bagi masyarakat.
"Kami mendukung penuh program ini karena bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat. Semoga seluruh program berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi Kabupaten Asahan," tutupnya.(*)
