Bukan Sekadar Simbol Pesta, Inilah Asal-usul dan Makna Mendalam Tradisi Terompet Tahun Baru

1 Januari 2026 13:01 1 Jan 2026 13:01

Thumbnail Bukan Sekadar Simbol Pesta, Inilah Asal-usul dan Makna Mendalam Tradisi Terompet Tahun Baru
Ilustrasi Terompet

KETIK, JAKARTA

Suara terompet dan petasan saling bersahutan saat pergantian tahun, menandai berakhirnya satu siklus waktu dan dimulainya lembaran baru.

Jika petasan warna-warni kerap dipercaya mampu mengusir kesialan dan kegagalan selama setahun terakhir, lalu bagaimana dengan tiupan terompet?

Asal-usul Terompet dalam Tradisi Keagamaan

Mengutip berbagai sumber sejarah, akar penggunaan terompet dapat ditelusuri hingga kitab-kitab agama Abrahamik, khususnya dalam tradisi Yahudi.

Pada perayaan Rosh Hashanah (Tahun Baru Yahudi), alat musik bernama Shofar, terompet yang terbuat dari tanduk domba ditiup sebagai bagian dari ritual suci.

Secara historis, suara Shofar dipahami sebagai panggilan spiritual: pengingat bagi manusia untuk bertobat, melakukan refleksi diri, dan menyambut awal yang suci.

Tradisi ini telah berlangsung selama ribuan tahun dan diyakini menjadi salah satu pengaruh awal penggunaan alat tiup sebagai penanda pergantian waktu.

Suara Bising dalam Ritual Kuno

Banyak antropolog mencatat bahwa masyarakat kuno di Eropa dan Asia memiliki kebiasaan menggunakan suara bising (noisemakers) dalam berbagai ritual.

Dalam sejumlah kebudayaan pagan termasuk perayaan Winter Solstice, suara keras dipercaya mampu mengusir roh-roh jahat yang muncul di akhir tahun atau saat musim dingin.

Seiring waktu, alat penghasil suara ini berevolusi: dari teriakan dan tabuhan drum, hingga penggunaan alat tiup seperti terompet.

Dari Ritual Sakral ke Hiburan Massal

Secara sosiologis, terompet kertas yang kita kenal saat ini baru populer pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Perayaan Tahun Baru besar-besaran di kota-kota seperti Times Square, New York (yang dimulai sekitar tahun 1904) memicu tren penggunaan atribut pesta secara massal.

Didukung oleh media massa serta industri mainan di Jerman dan Amerika Serikat, terompet kertas murah mulai diproduksi dalam jumlah besar.

Dari sinilah terompet beralih fungsi: dari benda ritual sakral menjadi simbol hiburan rakyat dalam perayaan Tahun Baru.

Terompet sebagai Simbol Pengumuman

Dalam catatan sejarah militer, terompet memiliki peran penting sebagai alat herald atau pengumuman.

Kedatangan raja, dimulainya pertempuran, hingga pengumuman kemenangan perang sering ditandai dengan tiupan terompet.

Makna simbolis ini kemudian terbawa ke dalam perayaan Tahun Baru.

Tiupan terompet menjadi simbol “pengumuman” atas datangnya sesuatu yang baru, sebuah “raja baru” dalam bentuk tahun yang baru.

Tombol Google News

Tags:

Tahun baru sejarah asal usul terompet Tradisi budaya