KETIK, JEMBER – Kabar membanggakan datang dari UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Seluruh program studi (prodi) keagamaan di Fakultas Syariah kampus tersebut resmi masuk dalam daftar tujuan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 hasil kolaborasi Kementerian Agama Republik Indonesia dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan.
Pengumuman ini menjadi penegas posisi Fakultas Syariah sebagai salah satu rujukan studi keislaman berbasis hukum yang semakin diperhitungkan di tingkat nasional.
Empat program studi yang dimaksud meliputi Hukum Tata Negara, Hukum Pidana Islam, Hukum Keluarga, serta Hukum Ekonomi Syariah—yang seluruhnya telah mengantongi akreditasi unggul sejak 2024.
Dekan Fakultas Syariah, Wildani Hefni, menyebut capaian ini tidak lepas dari konsistensi peningkatan mutu akademik di lingkungan fakultas yang ia pimpin.
“Masuknya seluruh prodi keagamaan sebagai tujuan BIB-LPDP 2026 menunjukkan kepercayaan negara terhadap kualitas pendidikan di Fakultas Syariah UIN KHAS Jember,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Tak hanya itu, pada tahun akademik 2026 Fakultas Syariah juga memperluas pilihan studi dengan membuka program baru, yakni Hukum Bisnis.
Program ini berada di bawah koordinasi kementerian pendidikan dan menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh jalur keilmuan umum berbasis hukum.
Menurut Wildani, penambahan prodi tersebut menandai langkah strategis fakultas dalam merespons kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis, sekaligus memperluas daya saing lulusan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan indikator penting meningkatnya kualitas institusi.
Dengan status sebagai tujuan beasiswa nasional, Fakultas Syariah dinilai memiliki standar akademik, sumber daya, dan ekosistem pembelajaran yang layak bersaing dengan perguruan tinggi lain di Indonesia.
Selain pengakuan melalui program beasiswa, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember juga menawarkan sejumlah keunggulan. Mulai dari fasilitas akademik seperti laboratorium peradilan semu.
Serta pusat studi hukum, hingga berbagai komunitas riset dan pengembangan keilmuan. Dukungan tenaga pengajar profesional dengan latar belakang pendidikan dalam dan luar negeri turut memperkuat atmosfer akademik di kampus ini.
Dari sisi prospek, lulusan Fakultas Syariah memiliki peluang karier yang luas, mulai dari praktisi hukum, hakim, jaksa, advokat, hingga analis kebijakan dan konsultan hukum syariah.
Tak hanya itu, mahasiswa juga berkesempatan mengakses berbagai program beasiswa, termasuk BIB-LPDP, KIP Kuliah, hingga beasiswa dari lembaga pemerintah dan swasta.
Program BIB sendiri merupakan skema pembiayaan pendidikan yang memungkinkan mahasiswa melanjutkan studi baik di dalam maupun luar negeri, hasil sinergi antara Kementerian Agama dan LPDP di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Dengan berbagai capaian tersebut, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember kini semakin memantapkan diri sebagai salah satu destinasi unggulan bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan hukum berbasis syariah sekaligus membuka jalan menuju masa depan yang kompetitif. (*)
