KETIK, MALANG – Komunitas Bertumbuh Malang dan House of Lumind menyelenggarakan kegiatan diskusi Journal Club dengan tema "Masih Mahasiswa Sudah Bisa Publikasi di Jurnal" pada Minggu, 18 Januari 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah untuk mahasiswa Malang yang ingin tanya jawab tentang cara publikasi jurnal dengan kualitas yang baik.
Dengan beberapa mahasiswa berprestasi dari empat jurusan berbeda yang telah memiliki pengalaman mempublikasikan jurnal, kegiatan ini memberikan tempat berbagi ilmu gang dibutuhkan oleh mahasiswa Malang.
Sebagai mahasiswa, tentunya publikasi jurnal itu menjadi salah satu goals yang sangat membanggakan, apalagi publikasi jurnal internasional.
Kegiatan diskusi Journal Club yang diselenggarakan oleh Komunitas Bertumbuh Malang dan House of Lumind pada 18 Januari 2026. (Dok. Ketik.com)
Proses yang panjang membuat banyak mahasiswa yang akhirnya menyerah dengan revisi-revisi dari reviewers. Sehingga, kegiatan ini memberikan tempat diskusi untuk menemukan solusi bagi mahasiswa yang masih kesulitan untuk publikasi jurnal.
"Awalnya kita lahir dari struggle mahasiswa, ada temenku yang merasa tidak ada arahan untuk melakukan publikasi pada sinta ataupun scopus," ucap Fakhren Nukha, salah satu mahasiswa berprestasi sekaligus Co Founder House of Lumind sister community Bertumbuh.
"Akhirnya diciptakan ruang untuk temen-temen mahasiswa ini mendapatkan pengalaman langsung, sharing untuk temen-temen yang sudah melakukan pengalaman publikasi jurnal," imbuhnya.
Dalam hal ini, empat mahasiswa berprestasi tersebut, yakni Bintang Corvi mahasiswa HI UB dengan publikasi 4+ jurnal SINTA, Fakhren Nukha Mawapres II UM 2025 sebagai First Author Review Article, Ferio Ivan Mawapres III FH UB 2025 dengan publikasi 6 )Scopus + Non-Scopus), dan Taurisma Aulia Mawapres I FK UM 2025 sebagai Co-Author Research Article SINTA 2.
Dengan adanya kegiatan ini, banyak mahasiswa Malang yang akhirnya tahu tips and tricks untuk bisa publikasi jurnal ilmiah dari pengalaman teman-teman berprestasi.
Bintang Corvi, salah satu mahasiswa berprestasi UB mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi sangat baik karena bisa untuk memperbaiki diri dan menambah skill.
Tak hanya itu, ia juga berharap kegiatan sharing pengalaman publikasi jurnal bisa menghasilkan karya-karya ilmiah selanjutnya.
"Acara ini tentunya sangat baik, kegiatan ini merupakan suatu forum banyak pikiran, banyak minat yang dipertemukan dalam satu visi yang sama, yaitu untuk bisa mengupgrade diri menambah skill," tutur Bintang Corvi.
"Harapannya, ini tidak berhenti disini tapi dilanjutkan karena untuk bisa mengembangkan karya-karya selanjutnya, karena tentu apapun itu bisa terus dikembangkan," ucapnya.
Selain itu, Alesandro Fabian selaku Manajer Program Bertumbuh Malang juga mengungkapkan bahwa komunitas upgrading mahasiswa yang punya output jelas itu masih jarang.
Sehingga, komunitas ini hadir untuk memberikan tempat bagi mahasiswa-mahasiswa Malang yang ingin berbagi pengalamannya.
"Di UB saya melihat kampus level UB aja forum-forum upgrading mahasiswa yang punya output yang jelas (impactnya terasa ke individu) itu jarang," ungkap Alesandro Fabian.
"Saya bikin satu komunitas kepemudaan tapi menerapkan ilmu itu mereka sendiri, bukan menyerap seperti spons tapi juga bisa membantu, sekarang era anak muda punya kesempatan untuk tampil, saya di sini menjadi fasilitator, memberikan ruang, menjalin jaringan," tambahnya.(*)
