KETIK, SITUBONDO – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo menyalurkan bantuan kerohiman dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) melalui Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kamis 22 Januari 2026.
Penyaluran bantuan Kerohiman ini dilakukan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Asembagus didampingi Petugas Dinas Peternakan dan Pertanian Kabupaten Situbondo berlangsung di kandang Dusun Banaran, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.
“Kami bersama Forkopimcam Asembagus dan Jangkar bersama Dinas Peternakan dan Dinas Pertanian telah melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan Kerohiman ternak sapi dan kambing kepada mereka bekerja buruh petani melon dan petani lain-lain yang terdampak pembangunan Bandara Kiai As’ad,” kata Faishol Afandi, Camat Asembagus.
Pada penyaluran bantuan tahap II ini, kata Faishol, jumlah penerima sebanyak 25 orang dari dua kecamatan, yaitu Kecamatan Asembagus dan Kecamatan Jangkar.
“Penerima dari wilayah Kecamatan Asembagus itu ada 4 desa, di antaranya Desa Gudang, Desa Asebagus, Desa Trigono dan Desa Kertosari,” jelas Camat Asembagus.
Penyaluran ini, kata Faishol, dilaksanakan sangat lancar dan sangat cepat karena memang sebelumnya telah melaksanakan sosialisasi pra penyaluran.
“Para penerima bantuan dan atau kelompok membawa kendaraan sendiri, sehingga proses penyaluran bantuan Kerohiman tersebut berlangsung cepat. Insyaallah data penerima valid,” jelasnya.
Sebelum bantuan kerohiman satu ekor sapi dan dua ekor kambing diserahkan, sambung Faishol, hewan ternak tersebut sudah melalui proses pemeriksaan kesehatan hewan yang dilakukan oleh petugas peternakan.
Dalam penyerahan bantuan tersebut, lanjut Faishol, setiap orang mendapat satu ekor sapi dan dua ekor kambing dan mereka dihimbau agar tidak menjual bantuan ternak itu dan jika dijual akan mendapat sanksi.
“Pesan Mas Bupati Rio dan Mbak Wabup Ulfi, penerima bantuan tidak boleh menjual ternak yang didapat dari Kemenhan RI melalui Pemkab Situbondo. Maka itu, kita tim akan terus melakukan monitoring kepada penerima bantuan Kerohiman tersebut,” pungkas Faishol. (*)
