Proliga 2026 Seri Medan

Bandung BJB Tandamata Bungkam Medan Falcons di Kandang, Modal Berharga Tantang Electric PLN

17 Januari 2026 00:05 17 Jan 2026 00:05

Thumbnail Bandung BJB Tandamata Bungkam Medan Falcons di Kandang, Modal Berharga Tantang Electric PLN

Tim Bandung BJB Tandamata dalam Proliga 2026. (Foto: Proliga.co.id)

KETIK, DELI SERDANG – Ambisi Bandung BJB Tandamata membawa pulang poin penuh dari tanah Sumatra bukan sekadar isapan jempol. Skuad besutan Risco Herlambang itu sukses mempecundangi tuan rumah Medan Falcons tiga set langsung (25-17, 25-18, 25-20) dalam lanjutan Proliga 2026 di GOR Voli Indoor Sumut Sport Center, Jumat (16/1/2026).

Kemenangan telak ini menunjukkan jurang kelas yang cukup lebar. Sejak set pertama, BJB Tandamata langsung tancap gas. Orkestrasi serangan yang dibangun setter Tiara Sanger benar-benar memanjakan duet legiun asing Sonaly Cidrao dan Anastasia Guerra. Hasilnya, set pembuka diamankan dengan skor mencolok 25-17.

Mental Juara Berbicara 

Medan Falcons bukan tanpa perlawanan. Di hadapan pendukung sendiri, tim asuhan Marcos Sugiyama itu mencoba bangkit di set kedua. Maya Indri dkk sempat memberikan tekanan hingga skor kembar 8-8. Namun, ketenangan Calista Maya dan efektivitas spike Anastasia Guerra menjadi pembeda. BJB melesat meninggalkan Falcons 17-10 sebelum akhirnya menutup set kedua dengan 25-18.

Memasuki set penentu, tensi pertandingan sempat memanas saat Falcons memimpin 9-7. Aroma comeback sempat tercium ketika pelatih Marcos Sugiyama mengambil time out di poin kritis 19-20. Namun, Shintia Alivia dkk menunjukkan mental baja. Mereka tak goyah dan menyapu poin-poin krusial untuk mengunci kemenangan 25-20.

Modal Jelang Lawan Jakarta Electric PLN

Meski menang telak, pelatih BJB Tandamata, Risco Herlambang, menanggapi hasil ini dengan nada santai. Baginya, kemenangan atas Falcons sudah masuk dalam kalkulasi. "Secara pengalaman, kita masih unggul. Laga ini sebenarnya kami jadikan pemanasan sebelum melawan Jakarta Electric PLN besok (hari ini, Red)," ujar Risco. Strategi tarik ulur pemain pun sengaja ia terapkan demi menjaga kebugaran pilar utama.

Di kubu lawan, atmosfer kekecewaan tak bisa disembunyikan. Pelatih Medan Falcons, Marcos Sugiyama, menunjukkan sikap ksatria dengan pasang badan atas hasil minor tersebut. "Kekalahan ini murni tanggung jawab pelatih, bukan pemain," tegas pria asal Jepang itu.

Senada dengan sang pelatih, pemain senior Maya Kurnia Indri mengakui timnya sudah berjuang habis-habisan, meski hasil di lapangan berkata lain. Falcons kini punya PR besar untuk membenahi koordinasi permainan jika tak ingin terus menjadi bulan-bulanan di sisa musim. (*)

Tombol Google News

Tags:

Proliga 2026 Bandung BJB Tandamata risco herlambang Voli Indonesia voli mania