KETIK, JAKARTA – Aliansi Mahasiswa Merah Putih (AMMP) menyatakan dukungan terhadap langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut dugaan praktik mafia cukai rokok ilegal yang dinilai merugikan keuangan negara.
Dukungan itu disampaikan Ketua AMMP, Paijo Parikesit, menyusul pemanggilan sejumlah pengusaha rokok oleh KPK terkait dugaan korupsi di sektor Bea dan Cukai.
“Kami mendukung penuh langkah KPK. Ini adalah bukti bahwa negara tidak boleh kalah oleh kepentingan segelintir pihak. Penegakan hukum harus berdiri tegak demi kepentingan bangsa dan rakyat,” ujarnya, Rabu, 1 April 2026.
Menurutnya, langkah KPK bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga bagian dari upaya menjaga martabat dan kedaulatan ekonomi negara dari praktik ilegal.
AMMP menilai praktik rokok ilegal dan manipulasi cukai merupakan bentuk pelanggaran serius yang berdampak luas.
Selain menggerus penerimaan negara, praktik tersebut juga merusak tatanan ekonomi nasional dan mencederai keadilan dalam dunia usaha.
Paijo menyebut pemanggilan sejumlah pengusaha rokok menjadi momentum penting untuk menegakkan keadilan yang berkeadilan sosial.
Ia juga mendorong KPK menelusuri kasus tersebut hingga ke akar persoalan, termasuk dugaan keterlibatan aktor besar maupun oknum aparat.
“Negara harus hadir tanpa kompromi. Jika penegakan hukum hanya menyasar pelaku kecil, maka mafia akan terus tumbuh dan melemahkan kedaulatan ekonomi kita,” katanya.
Lebih lanjut, AMMP mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal proses hukum agar berjalan transparan, jujur, dan berpihak pada kepentingan nasional.
Selain itu, edukasi publik terkait bahaya rokok ilegal juga dinilai penting sebagai bagian dari upaya kolektif menjaga masa depan bangsa.
“Kami percaya langkah KPK ini adalah pintu masuk untuk membersihkan sektor cukai dari praktik korupsi. Ini bukan hanya soal hukum, tetapi soal menjaga kedaulatan dan kehormatan bangsa,” pungkasnya.(*)
