KETIK, SURABAYA – Aliansi Madura Indonesia (AMI) menyatakan akan turun jalan untuk menyoroti dugaan ketidaktransparanan dalam pengadaan perangkat iPad bagi anggota DPRD Kota Surabaya pada periode 2014–2019.
Wakil Ketua Umum AMI, M Zahdi menyebut pihaknya mencium adanya indikasi dugaan dua unsur pelanggaran hukum yaitu proses pengadaan dan pengembalian aset berupa IPad tersebut.
Ia juga menyoroti potensi pemborosan anggaran dalam pengadaan perangkat elektronik tersebut yang dinilai tidak sebanding dengan kebutuhan kerja wakil rakyat.
"Gerakan AMI ini kan terkenal turun ke jalan, kita akan mendesak APH untuk mengusut tuntas hal demikian, untuk mendorong Kejaksaan Tanjung Perak atau Kejaksaan Negeri agar bisa mempush hal ini dan terbuka pada masyarakat," terang Zahdi pada wartawan Jumat 23 Mei 2025
Zahdi juga mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan aparat penegak hukum untuk melakukan penelusuran terhadap proses pengadaan tersebut.
Menurutnya, publik berhak tahu siapa pihak-pihak yang terlibat dalam proses pengadaan, besaran anggaran yang digunakan, dan apakah barang tersebut sudah dikembalikan atau IPad ini masih disimpan oleh anggota dewan sebelumnya.
“Proses pengadaannya ini real apa ndak begitu, banyak rekayasa menurut saya karena nilainya di atas Rp 200 juta, kan penerimaannya cuma satu hanya DPRD Surabaya," paparnya.
Mengenai pengadaan perangkat IPad ini, Zahdi mengungkapkan Rp 900 juta, dan proses ini tidak melalui proses tender terbuka, padahal nilainya jauh melampaui ambang batas pengadaan wajib lelang, yakni Rp200 juta.
"Nilainya hampir satu miliar, tapi tidak ditenderkan dan tak tercatat di SiRUP. Ini indikasi kuat pelanggaran," jelas Zahdi.
Zahdi juga menyoroti skema pinjam pakai dalam pengadaan iPad tersebut. Hingga kini, belum ada satu pun dari 48 anggota DPRD yang mengembalikan perangkat itu kepada negara, sebagaimana mestinya.
“Itu bukan milik pribadi. Barang milik negara harus dikembalikan. Kalau tidak, bisa masuk kategori penggelapan,” papar Advokat asli Sampang ini.
Menanggpi hal ini salah satu anggota DPRD Surabaya periode 2014-2019 dari Fraksi Demokrat, Junaedi saat dikonfirmasi menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui persoalan itu.
“Kalau soal itu saya tidak tahu sama sekali," jelasnya.(*)
Aliansi Madura Indonesia Desak Transparansi Pengadaan iPad DPRD Surabaya 2014–2019
Soroti Pemborosan Anggaran, AMI Bakal Turun ke Jalan Desak Aparat Turun Tangan
23 Mei 2025 16:23 23 Mei 2025 16:23
Wakil Ketua AMI M Zahdi. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)
Trend Terkini
9 Januari 2026 05:46
Biang Sepinya Laga Arema FC di Kanjuruhan, Aremania: Tiket Elit Prestasi Sulit
7 Januari 2026 21:50
Hadirkan Nuansa Alam Malang Selatan, Grand Miami Hotel Jadi Favorit Wisatawan untuk Beristirahat di Kepanjen
12 Januari 2026 15:31
Sampah Menumpuk di RSUD Mardi Waluyo Blitar, Keluarga Pasien Resah
11 Januari 2026 16:28
Pertama! Spesial Gurami Rumah Makan Jemani Hadir di Kota Madiun, Ini Lokasinya!
12 Januari 2026 15:03
Alsintan Combine Harvester Bantuan di Jombang Hilang, DPRD Minta Pemda Pastikan Alat Kembali ke Petani
Tags:
AMI Aliansi Madura Indonesia M Zahdi IPad DPRD Surabaya DPRD Surabaya proyek pengadaanBaca Juga:
DPRD Surabaya Berharap Polemik Jagal Sapi dan Pemkot Happy EndingBaca Juga:
Pelaku Jagal Sapi Surabaya Mogok, Minta Pemkot Segera Tanggapi TuntutanBaca Juga:
DPRD Surabaya Terima Keluhan Jagal, Sebut RPH Belum Buka Dialog dengan MitraBaca Juga:
Ratusan Jagal Sapi Demo di DPRD Surabaya, Ancaman Sembelih Sapi Bikin Susana Memanas!Baca Juga:
DPRD Surabaya Dorong Perbaikan Pasar Tradisional, Usai Berbadan HukumBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
