KETIK, PASURUAN – Sebanyak 298 murid serta 66 tenaga pendidik dan kependidikan SMAN 1 Gondangwetan mengikuti kegiatan menanam atau menabur benih secara serentak dalam program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) 2026.
Kegiatan ini digelar secara daring bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Minggu, 25 Januari 2026.
Program SIKAP sebelumnya dikenal dengan nama School Food Care (SFC), yang dicetuskan Gubernur Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Melalui program SIKAP, SMAN 1 Gondangwetan memanfaatkan lahan yang tidak produktif yakni lahan pembuangan sampah organik dan non organik, termasuk pembuangan sisa bangunan yang tidak terpakai, semua disulap menjadi lahan produktif.
Lahan SIKAP di sekolah ini ditanami berbagai jenis sayuran, tanaman toga, dan buah-buahan, serta dimanfaatkan untuk budidaya unggas dan ikan lele maupun nila. Sejumlah komoditas bahkan telah siap panen, seperti cabai kecil dan pisang.
Lahan SIKAP SMAN 1 Gondangwetan, memanfaatkan lahan non produktif menjadi lahan produktif. (Foto: Yuni Ernawati)
Pada kegiatan program SIKAP yang digelar Minggu kemarin, bibit yang ditanam meliputi terong, cabai besar, matoa, petai, dan sirsak. Sementara itu, ikan lele sudah memasuki masa panen, benih ikan nila ditabur, dan unggas berupa ayam telah beberapa kali menghasilkan panen telur.
"SMAN 1 Gondangwetan ini adalah sekolah Adiwiyata Mandiri. Jadi kami Tim Adiwiyata sudah lama berkecimpung di dunia tanaman sekolah. Tetapi dengan adanya program SFC yang sekarang disebut program SIKAP menambah semangat kami untuk lebih meningkatkan inovasi di bidang ketahanan pangan," ungkap Peni Sulistyo, ketua Adiwiyata sekolah.
Udyana SMAGONTA adalah nama dari program SFC SMAN 1 Gondangwetan yang sebenarnya masuk dalam program Adiwiyata sekolah. Tujuannya adalah menciptakan kemandirian pangan dan mengedukasi pertanian sekolah.
"Kami lebih bersemangat dalam mengelola program dan kegiatan SIKAP ini, apalagi telah dilaunching oleh ibu Khofifah selaku Gubernur Jawa Timur pada hari Minggu kemarin yang serentak diikuti oleh ratusan SMA/ SMK se-Jawa Timur, membuat kami lebih berinovasi dalam mengembangkan Udyana SMAGONTA kami," ujar Sony Widiantono, salah satu anggota Tim Adiwiyata sekolah.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Gondangwetan, Wawan Pramunadi, berharap kegiatan ini bukan hanya dikelola oleh Tim saja, tetapi seluruh warga sekolah ikut berperan aktif dalam mengembangkan program SIKAP ini. (*)
