KETIK, PASURUAN – SMAN 1 Gondangwetan menggelar kegiatan Pondok Ramadan bagi seluruh peserta didik, pada 26 Februari 2026 – 6 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat iman dan taqwa serta membentuk karakter religius peserta didik.
Pondok Ramadan di SMAN 1 Gondangwetan merupakan agenda rutin tahunan sekolah dengan mengisi aktivitas positif dan penuh makna.
Selama kegiatan berlangsung, peserta didik mengikuti rangkaian acara seperti kajian keislaman, ceramah agama, praktik ibadah, tadarus Al-Qur'an. Semuanya dipandu oleh guru Pendidikan Agama Islam dan dibantu guru bidang kesiswaan.
Kepala SMAN 1 Gondangwetan, Wawan Pramunadi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Pondok Ramadan ini bukan sekadar kegiatan keagamaan, melainkan momentum untuk membentuk pribadi peserta didik yang berakhlak mulia.
"Bulan ini adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri. Melalui kegiatan ini marilah kita tingkatkan rasa iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Kami juga berharap seluruh peserta didik memiliki karakter yang kuat yang berlandaskan nilai-nilai keimanan dan keislaman," tuturnya.
Kepala SMAN 1 Gondangwetan, Wawan Pramunadi, memberikan sambutan saat pembukaan acara Pondok Romadan, 26 Februari 2026. (Foto: Yuni Ernawati)
Suasana religius berasa khusyuk selama kegiatan berlangsung dengan terciptanya lingkungan sekolah yang lebih harmonis dan penuh semangat spiritual.
Pondok Ramadan ini dapat memperdalam pemahaman agama dalam menanamkan nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
Ketua OSIS SMAN 1 Gondangwetan, M. Nabil Barri, mengungkapkan kegiatan ini memberikan kesan yang baik dalam meningkatkan iman dan taqwa peserta didik sesuai dengan visi sekolah.
"Kami menjadi lebih memahami makna Ramadan dan pentingnya menjaga sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya.
Dengan terselenggaranya even ini, SMAN 1 Gondangwetan berharap nilai-nilai religius selama kegiatan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dilingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi komitmen sekolah dalam membentuk generasi muda yang berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah. (*)
