KETIK, PASURUAN – Program Double Track (DT) SMAN 1 Gondangwetan menggelar Festival Ramadan mulai tanggal 11-12 Maret 2026 di depan sekolah.
Dengan mengusung tema “Raih Berkah Ramadan, Bangun Kemandirian Ekonomi untuk Jatim yang Cerdas dan Berdampak”, DT SMAN 1 Gondangwetan dapat menunjukkan eksistensinya.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi para siswa untuk menampilkan keterampilan yang telah dipelajari dalam program Double Track sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan sejak dini.
Festival Ramadhan tersebut melibatkan tiga bidang keterampilan unggulan dalam program Double Track, yakni Pastry Bakery, Fotografi, dan Tata Rias Pengantin Berhijab.
Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya mempraktikkan kemampuan teknis yang telah dipelajari, tetapi juga belajar mempromosikan hasil karya mereka kepada masyarakat.
Pada bidang Pastry Bakery, siswa menghadirkan berbagai produk olahan kue dan roti yang diproduksi langsung oleh mereka. Beragam menu unggulan khas DT Pastry Bakery, minuman dawet Cen Ayu, Bromea Coffee DT, kue takjil hingga kue khas Ramadhan dipamerkan dan dijual kepada pengunjung festival.
Sementara itu, tim fotografi berperan dalam mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan festival serta membuka layanan foto bagi pengunjung. Kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus pengalaman bekerja secara profesional di bidang fotografi.
Di sisi lain, peserta Double Track Tata Rias Pengantin Berhijab menampilkan keterampilan merias pengantin muslimah melalui sesi demonstrasi rias yang diaplikasikan kepada para duta SMAN 1 Gondangwetan.
Hasil rias para peserta DT tersebut dipamerkan melalui Fashion on The Street. Penampilan mereka saat peragaan di jalan menarik perhatian pengunjung karena memperlihatkan kreativitas dan ketelitian siswa dalam mengaplikasikan teknik tata rias yang elegan dan sesuai syariat.
Melalui Festival Ramadhan ini, Kepala Sekolah SMAN 1 Gondangwetan, Wawan Pramunadi berharap siswa dapat mengembangkan keterampilan yang tidak hanya bermanfaat secara akademik, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.
"Program Double Track merupakan upaya untuk membekali siswa dengan kompetensi tambahan agar siap menghadapi dunia kerja maupun berwirausaha setelah lulus sekolah, dan kami memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada siswa untuk berlatih keterampilan dan dapat mandiri dalam wirausaha," tuturnya.
Festival Ramadhan ini juga merupakan ajang unjuk keterampilan berkarya para siswa Double Track.
"Kegiatan ini sebenarnya sebagai tantangan bagi siswa DT untuk menunjukkan kemampuannya dalam berkarya dan berwirausaha," ungkap Saiful Rizal, fasilitator Double Track SMAN 1 Gondangwetan.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi sekolah dalam mendukung terciptanya generasi muda Jawa Timur yang cerdas, mandiri, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.(*)
