Akses Wisata Pantai Ngebum Kendal Rusak Parah, Pengendara Keluhkan Lubang-Minimnya Penerangan

20 Januari 2026 19:58 20 Jan 2026 19:58

Thumbnail Akses Wisata Pantai Ngebum Kendal Rusak Parah, Pengendara Keluhkan Lubang-Minimnya Penerangan

Pengguna jalan saat melintas di jalan yang berlubang serta bergelombang, di wilayah Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal. (Foto: Dian Wisnu Ardi/Ketik.com)

KETIK, KENDAL – Dampak hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Kendal beberapa hari terakhir memperparah kerusakan infrastruktur jalan di sejumlah titik.

Kerusakan paling signifikan terlihat di jalur menuju objek wisata Pantai Ngebum, Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu.

​Berdasarkan pantauan Ketik.com di lokasi, ruas jalan tersebut dipenuhi lubang dengan diameter mencapai satu meter dan kedalaman sekitar 20 sentimeter. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

​Nur Saidah, warga setempat, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan ini sebenarnya sudah terjadi sejak lama. Selain faktor cuaca, tingginya volume kendaraan berat seperti dump truck dari proyek galian C yang melintas setiap hari turut mempercepat kerusakan aspal.

​"Jalan mulai rusak dan bergelombang sejak adanya proyek galian C. Ditambah lagi sekarang musim hujan, lubang semakin banyak dan sangat rawan memicu kecelakaan," jelas Saidah, Selasa 20 Januari 2026.

​Ia menambahkan, jalan tersebut merupakan akses utama bagi wisatawan. "Sangat disayangkan jika dibiarkan rusak, padahal ini satu-satunya akses menuju Pantai Ngebum yang selalu ramai wisatawan setiap akhir pekan," imbuhnya.

​Kekhawatiran senada disampaikan oleh Galang, seorang pengendara motor. Ia menyebutkan bahwa saat hujan deras, lubang-lubang di jalan tersebut sering kali tertutup genangan air, sehingga tidak terlihat oleh pengendara.

​"Saat malam hari atau hujan deras, jalan tertutup genangan. Meskipun hampir setiap hari melintas, kami harus tetap ekstra hati-hati dan menghafal posisi lubang agar tidak terjatuh," ungkap Galang.

​Kondisi ini diperparah dengan kurangnya fasilitas lampu penerangan jalan (LPJ).

Menurut Galang, kombinasi jalan rusak dan penerangan yang minim tidak hanya memicu kecelakaan, tetapi juga meningkatkan risiko tindakan kriminalitas di sepanjang jalur tersebut.

​Selain jalur wisata, jalan Desa Mororejo merupakan akses alternatif penting bagi para pekerja di Kawasan Industri Kendal (KIK). Arif, salah seorang pekerja KIK, mengaku pernah mengalami kecelakaan di jalur tersebut.

​"Saya pernah terjatuh karena menghindari kubangan air yang menutupi lubang jalan. Jalan ini sangat vital bagi kami yang bekerja di KIK," ujar Arif.

​Arif dan warga lainnya berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan penanganan serius. Mereka mendesak agar perbaikan dilakukan secara permanen agar aktivitas ekonomi dan pariwisata tidak terhambat.

​"Harapan kami segera diperbaiki secara total, supaya pengguna jalan merasa nyaman dan selamat sampai tujuan," pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Ngebum Mororejo Kaliwungu Kendal Jalan berlubang INFRASTRUKTUR rusak