Ada Sembilan Momen Long Weekend di Tahun 2026, Ini Daftarnya

1 Januari 2026 19:24 1 Jan 2026 19:24

Thumbnail Ada Sembilan Momen Long Weekend di Tahun 2026, Ini Daftarnya
Tugu Yogyajarta atau Tugu Jogja. Daftar 9 Momen Long Weekend 2026. (Foto: Fajar R/Ketik.com)

KETIK, YOGYAKARTA – Pemerintah RI resmi menetapkan jadwal Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2026 melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri. Keputusan ini tertuang dalam SKB Menteri Agama Nomor 1497 Tahun 2025, Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2025, dan Menteri PANRB Nomor 5 Tahun 2025.

Kepastian jadwal ini disambut antusias oleh masyarakat. Pasalnya, konfigurasi tanggal merah tahun ini sangat bersahabat bagi manajemen waktu pekerja dengan hadirnya sembilan momen akhir pekan panjang (long weekend) yang tersebar merata sepanjang tahun.

Penetapan ini merupakan hasil kesepakatan Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, serta Menteri PANRB Rini Widyantini yang ditandatangani pada 19 September 2025.

Berikut adalah daftar sembilan momen long weekend tahun 2026:

  1. Momen pertama dibuka oleh peringatan Isra Mikraj yang jatuh pada Jumat, 16 Januari. Posisi ini memberikan jeda tiga hari di awal tahun yang sangat ideal untuk melakukan pemanasan sebelum menghadapi ritme kerja setahun ke depan.
  2. Momen kedua hadir pada bulan Februari melalui perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada Selasa, 17 Februari. Berkat adanya cuti bersama pada Senin, 16 Februari, publik secara otomatis mendapatkan waktu rehat empat hari beruntun sejak Sabtu hingga Selasa.
  3. Momen ketiga menjadi primadona kalender 2026 yang jatuh pada bulan Maret. Sebuah fenomena langka menciptakan "Super Long Weekend" akibat konvergensi Hari Suci Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah. Rangkaian libur maraton ini dimulai dari Rabu, 18 Maret hingga Selasa, 24 Maret, menjadikannya durasi istirahat terpanjang tahun ini.
  4. Momen keempat muncul di awal April melalui peringatan Wafat Yesus Kristus yang jatuh pada Jumat, 3 April. Penempatan ini memastikan masyarakat mendapatkan jeda tiga hari tanpa perlu menggunakan kuota cuti pribadi.
  5. Momen kelima kembali memanjakan pekerja di awal Mei melalui Hari Buruh Internasional yang jatuh pada Jumat, 1 Mei. Akhir pekan yang memanjang hingga Minggu ini menjadi kesempatan untuk menghirup udara segar di luar hiruk-pikuk pekerjaan.
  6. Momen keenam hadir di pertengahan Mei melalui peringatan Kenaikan Yesus Kristus pada Kamis, 14 Mei. Dengan tambahan jatah cuti bersama pada Jumat, 15 Mei, tercipta jembatan libur empat hari yang solid untuk mengisi ulang energi.
  7. Momen ketujuh terjadi pada masa transisi bulan, di mana Hari Raya Waisak pada Minggu, 31 Mei, disambung oleh Hari Lahir Pancasila pada Senin, 1 Juni. Kombinasi ini memastikan akhir pekan yang lebih panjang dan santai sebelum memasuki paruh kedua tahun.
  8. Momen kedelapan muncul pada bulan Agustus melalui peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI yang jatuh pada Senin, 17 Agustus. Perayaan kemerdekaan tahun ini dipastikan lebih meriah karena tersambung langsung dengan libur akhir pekan.
  9. Momen kesembilan menjadi kado penutup tahun pada bulan Desember. Perayaan Hari Natal yang jatuh pada Jumat, 25 Desember, didahului oleh cuti bersama pada Kamis, 24 Desember, memberikan waktu rehat empat hari yang tenang sebelum menyongsong pergantian tahun.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta, kehadiran sembilan titik rehat ini disambut antusias oleh para pecinta perjalanan. Wulan, seorang warga Bantul yang juga seorang traveler, menilai kepastian jadwal ini sangat membantu dalam menyusun rencana perjalanan jauh-jauh hari agar lebih hemat.

"Daftar long weekend ini sangat membantu kami yang bekerja untuk mengatur napas. Apalagi di bulan Maret ada libur yang sangat panjang. Saya sudah mulai memetakan destinasi untuk healing agar bisa dapat tiket lebih murah," ujarnya, Kamis, 1 Januari 2026.

Senada dengan Wulan, Amie, traveler asal Gunung Kidul, menyambut positif banyaknya hari kejepit yang diakomodasi melalui cuti bersama. Menurutnya, distribusi libur yang merata sepanjang tahun 2026 memungkinkan masyarakat untuk tetap produktif tanpa kehilangan momen rekreasi.

"Tahun 2026 ini benar-benar memanjakan kita yang hobi eksplorasi. Banyaknya momen libur tiga sampai empat hari ini sangat pas untuk short escape ke destinasi baru tanpa harus menunggu libur akhir tahun yang biasanya sangat padat dan mahal," kata Amie.

Penerbitan SKB Tiga Menteri tersebut bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan instrumen bagi instansi pemerintah dan swasta untuk mengatur efisiensi hari kerja. Pemerintah berharap kepastian jadwal ini dapat memicu geliat ekonomi di sektor pariwisata domestik sekaligus memberikan waktu berkualitas bagi masyarakat di tengah tuntutan produktivitas. (*)

Tombol Google News

Tags:

Long weekend 2026 Libur Nasional 2026 Cuti Bersama 2026 Traveling Indonesia Jadwal Libur 2026 Tips Hemat Travel Hari libur nasional Yogyakarta