KETIK, MOJOKERTO – Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Jombang menggelar Latihan Gabungan (Latgab) Arung Jeram pada Sabtu–Minggu, 17–18 Januari 2026, di Dam Pudaksari, Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya serius membangun regenerasi atlet muda arung jeram.
Latgab diselenggarakan FAJI Kabupaten Jombang dikuti 25 peserta, dari Faji Jombang, FAJI Mojokerto, Caldera dan Accessina, dengan dukungan sejumlah mitra, salah satunya PT Accessindo Sinadventure Alasruri. Dukungan ini memperkuat pelaksanaan latihan yang berfokus pada peningkatan teknik, mental, dan keselamatan atlet.
Ketua FAJI Kabupaten Jombang, Abd. Komar, menyampaikan bahwa Latgab merupakan agenda pembinaan berkelanjutan sekaligus ajang pencarian bibit atlet potensial. “Latihan gabungan ini penting untuk menambah jam terbang atlet muda agar siap berprestasi di tingkat Jawa Timur hingga nasional,” ujarnya.
Selain latihan teknis arung jeram, kegiatan ini juga dirangkai dengan coaching clinic, fun camp, serta aktivitas kebersamaan yang bertujuan memperkuat solidaritas dan karakter atlet.
Latihan gabungan perlu rutin dilakukan untuk meningkatkan kemampuan serta kerjasama tim dalam persiapan kompetisi. (Foto : Dok. Faji for Ketik.com)
Sejak berdirinya FAJI Jombang, Muhammad Asruri Syam, Direktur Accessina, turut aktif mendorong pengembangan atlet dan pengurus. Dukungan diberikan melalui motivasi, penguatan jejaring, serta penanaman nilai disiplin, keselamatan, dan kerja tim. prinsip yang sejalan antara olahraga arung jeram dan dunia profesional.
FAJI Jombang berharap Latgab ini mampu memperluas basis atlet, meningkatkan kualitas pembinaan, serta memperkuat kesiapan tim menghadapi berbagai agenda kompetisi mendatang, FAJI Kabupaten Jombang terus berkomitmen mengembangkan olahraga arung jeram melalui pembinaan terstruktur.
Sementara PT Accessindo Sinadventure Alasruri (Accessina) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pelatihan dan layanan keselamatan kerja berisiko tinggi, selalu konsisyen serta aktif mendukung pengembangan komunitas dan kegiatan berbasis kompetensi, disiplin, keselamatan dan penguatan sumber daya manusia. (*)
