15 Rumah di Bantur Kabupaten Malang Rusak Disapu Angin Kencang, Bupati Sanusi Gercep Beri Bantuan

24 Februari 2026 15:25 24 Feb 2026 15:25

Thumbnail 15 Rumah di Bantur Kabupaten Malang Rusak Disapu Angin Kencang, Bupati Sanusi Gercep Beri Bantuan

Bupati Malang Sanusi ketika meninjau lokasi bencana dan memberikan bantuan kepada para korban. (Foto: BPBD Kabupaten Malang)

KETIK, MALANG – Bencana alam angin kencang melanda Dusun Balong, Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Senin, 23 Februari 2026 sore. Sedikitnya 15 rumah rusak akibat bencana alam di tempat tersebut. 

Para korban angin puting beliung tersebut, sudah mendapatkan bantuan yang diserahkan Bupati Malang Sanusi. Bantuan disalurkan langsung, Selasa, 24 Februari 2026. Bantuan untuk meringankan beban korban bencana alam.

Bencana angin kencang atau puting beliung ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Pusdalops BPBD Kabupaten Malang menerima laporan resmi dari Kepala Desa setempat pada malam harinya pukul 19.50 WIB dan segera menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian.

​Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengonfirmasi bahwa dampak utama dari cuaca ekstrim tersebut menyasar bagian atap dan teras hunian warga.

​"Berdasarkan pendataan tim di lapangan, total ada 15 rumah warga di RT 55 RW 07 Dusun Balong yang terdampak. Mayoritas mengalami kerusakan pada bagian teras akibat terjangan angin kencang saat hujan deras berlangsung," ujar Sadono Irawan saat memberikan keterangan.

Detail Dampak dan Kerugian

Data BPBD mencatat kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp30 juta. Selain kerusakan bangunan, tiga pohon besar di area pemukiman juga dilaporkan tumbang. Beruntung, warga sekitar bergerak cepat melakukan evakuasi mandiri terhadap pohon-pohon yang menghalangi akses tersebut.

​"Alhamdulillah, nihil korban jiwa. Namun, beberapa keluarga terdampak termasuk kelompok rentan seperti lansia dan balita kini membutuhkan bantuan mendesak," tambah Sadono.

​Beberapa warga terdampak yang tercatat di antaranya adalah keluarga Bapak Sunari (8 jiwa), Ibu Eni (6 jiwa), hingga warga lansia seperti Bapak Pairin dan Ibu Warni yang tinggal sendirian.

Langkah Penanganan

Hingga Senin malam, tim BPBD bersama Muspika Bantur dan perangkat desa terus melakukan koordinasi di lokasi. Rencananya, bantuan logistik akan segera disalurkan untuk meringankan beban warga.

​"Kebutuhan mendesak saat ini adalah paket sembako dan terpal untuk menutupi bagian rumah yang rusak. Penyaluran bantuan dijadwalkan akan dilaksanakan besok pagi, Selasa (24/2), mulai pukul 08.00 WIB," jelasnya.

​Selain penyaluran bantuan, direncanakan pula kunjungan langsung dari Bupati Malang ke lokasi terdampak untuk meninjau kondisi warga serta memastikan proses pemulihan berjalan lancar. 

BPBD Kabupaten Malang menghimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrim yang masih mungkin terjadi di wilayah Kabupaten Malang. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kabupaten Malang Angin kencang puting beliung Bupati Malang BPBD kabupaten Malang