KETIK, SAMPANG – Sebuah video yang memperlihatkan kondisi gedung yang diduga Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Batuporo Timur, Desa Batuporo Timur, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, viral di media sosial. Video berdurasi 1 menit 39 detik itu memicu keprihatinan publik karena tidak tampak satu pun siswa yang mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Dalam video tersebut, terlihat ruang kelas lengkap dengan kursi dan meja siswa. Namun, suasana kelas tampak sepi, hanya seorang guru yang berada di lingkungan sekolah. Parahnya, guru tersebut terlihat santai menghisap rokok, sementara smart panel yang seharusnya digunakan untuk pembelajaran siswa justru tampak dipakai untuk memutar musik dangdut.
Menanggapi viralnya video itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Moh. Yusuf, menegaskan bahwa smart panel merupakan program strategis nasional.
"Jelas pemanfaatannya kalau digunakan untuk dangdutan ya keliru. Karena itu digunakan untuk siswa, merupakan papan tulis yang ada Android-nya, ada aplikasi langsung dan bisa digunakan untuk pembelajaran," ujarnya.
Moh. Yusuf menambahkan, fungsi smart panel memang seharusnya untuk kepentingan siswa.
"Tindakan kami terkait hal tersebut, kami akan memanggil pihak-pihak terkait. Apalagi ada video yang beredar, itu sangat disayangkan karena seharusnya smart panel digunakan untuk kepentingan siswa," tuturnya.
Hingga saat ini, media masih kesulitan menghubungi Kepala Sekolah SDN 1 Batuporo Timur. Namun upaya konfirmasi tetap akan dilakukan. (*)
