KETIK, SURABAYA – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar workshop yang diikuti dosen Untag Surabaya.
Direktur Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Direktorat Jenderal Pendidikan, Riset dan Teknologi Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, yang hadir langsung di acara workshop ini
Prof. Faiz juga menyampaikan kontribusi dari perguruan tinggi dinilai penting dalam menghasilkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia dari riset dan penelitian.
Faiz berharap kegiatan ini semoga menjadi wadah untuk mengembangan kualitas dosen dalam peningkatan kualtias riset yang akan dilakukan.
"Karena dengan peningkatan kualitas riset, maka akan bermanfaat bagi bangsa ketika riset tersebut menghasilkan teknologinya,” tuturnya, ditulis pada Minggu (10/3/2024).
Diungkapkan juga oleh Ketua LPPM Untag Surabaya Aris Heri Setiawan, S.T., M.T dalam laporannya mengatakan kegiatan ini merupakan serangkaian menuju target perguruan tinggi di klaster mandiri.
“Dalam mencapai tujuan tersebut, tentunya seluruh civitas akademika harus menyatukan strategi dan sinergi bersama agar target mencapai klaster mandiri tercapai,” ujarnya.
Selain target menjadi klaster mandiri, Aris juga menambahkan kegiatan ini dapat menjadi modal awal untuk pendampingan peningkatan kualitas Sinta yang menjadi tolak ukur kinerja lembaga perguruan tinggi.
“Tahun 2024 ini kami menargetkan peningkatan peringkat Untag Surabaya dengan mewadahi para dosen mengikuti klinik penyusunan proposal hibah,” lanjutnya.
Rektor Untag Surabaya Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, berharap kehadiran Prof. Faiz sebagai narasumber dapat menjadi motivasi segenap civitas akademika Untag Surabaya dalam hal peningkatan kualitas riset dan penelitan.
“Sebagai Kampus Nasionalis, Untag Surabaya tentunya menyambut sangat baik kedatangan Prof. Faiz untuk berbagi ilmunya terutama untuk seluruh dosen di Untag Surabaya. Semoga motivasi yang diberikan oleh Prof. Faiz dapat menjadi penyemangat meningkatkan penelitian di tahun 2024 ini,” tuturnya.
Nugroho juga berpesan untuk selalu bergotong royong demi mencapai target perguruan tinggi di klaster mandiri dalam hal penelitian dan riset.
“Target selanjutnya setelah Untag Surabaya sudah menjadi unggul, kami berharap dapat mencapai klaster mandiri. Maka dari itu, kami berpesan kepada seluruh civitas akademika untuk bergotong royong dan bersinergi demi mencapai target tersebut,” pungkas Prof. Nugroho. (*)
Targetkan PTS Klaster Mandiri, LPPM Untag Surabaya Undang Direktur DRTPM
10 Maret 2024 13:31 10 Mar 2024 13:31
Workshop Peningkatan Kompetensi Dosen Dalam Penelitian dan Pengmas Menuju Perguruan Klaster Mandiri. (Foto: Humas Untag Surabaya)
Trend Terkini
11 Maret 2026 04:39
BGN Hentikan 18 Dapur SPPG MBG di Probolinggo, Berikut Daftarnya dan Respon dari Pemerintah Daerah
12 Maret 2026 15:35
Penghasilan Tetap 3 Bulan Tak Cair, Ratusan Perangkat Desa Geruduk Kantor Bank Jatim Cabang Tulungagung
12 Maret 2026 13:32
Bupati Bandung Sampaikan Kabar Gembira: SE Mendikdasmen Terbit, Honor Guru P3K PW Bisa Dibayar Lewat Dana BOSP
10 Maret 2026 18:39
[FOTO] Anies Baswedan Melipir ke Pasar Takjil Suhat Kota Malang, Beli Apa Saja?
11 Maret 2026 05:50
[FOTO] Merengkuh Syahdu di Sepertiga Malam Qiyamul Lail, Demi Jemput Lailatul Qadar
Tags:
LPPM Untag Surabaya PTS Klaster Mandiri DRTPM Direktorat Jenderal Pendidikan Riset dan Teknologi Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib WorkshopBaca Juga:
Pelaku Ekonomi Kreatif Lebak Didorong Kuasai Digital Marketing dan AIBaca Juga:
Kadisbubpar Lebak Buka Workshop Digital Marketing dan Pemanfaatan AI untuk Pelaku Ekonomi KreatifBaca Juga:
Unitri Sumbang Pemikiran dalam Workshop Biochar untuk Penguatan SDM PertanianBaca Juga:
EJSC Workshop: Tidak Hanya Tanah, Kini Menanam Pohon Bisa dengan TeknologiBaca Juga:
Wabup Asahan Rianto Apresiasi SMSI, Dukung Terwujudnya Media Sehat dan ProfesionalBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
