Kadisbubpar Lebak Buka Workshop Digital Marketing dan Pemanfaatan AI untuk Pelaku Ekonomi Kreatif

11 Februari 2026 16:30 11 Feb 2026 16:30

Thumbnail Kadisbubpar Lebak Buka Workshop Digital Marketing dan Pemanfaatan AI untuk Pelaku Ekonomi Kreatif

Kadisbudpar kabupaten Lebak, M. Yosep Holis saat membuka Workshop Pengembangan Ekonomi Kreatif bertema Digital Marketing dan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Lebak. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 11–12 Februari 2026, di Hotel Maris Rangkasbitung. (Foto: Abdul Kohar/ketik.com)

KETIK, LEBAK – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak, M. Yosep Holis, resmi membuka Workshop Pengembangan Ekonomi Kreatif bertema Digital Marketing dan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Lebak. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 11–12 Februari 2026, di Hotel Maris Rangkasbitung.

Workshop diikuti sebanyak 30 peserta yang terdiri dari komunitas ekonomi kreatif, Paguyuban Saija Adinda, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Saka Pariwisata, serta perwakilan siswa Desain Komunikasi Visual (DKV) SMKN 1 Rangkasbitung.

Dalam sambutannya, M. Yosep Holis menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku ekonomi kreatif, khususnya dalam memanfaatkan peluang pemasaran digital dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan.

“Produk-produk ekonomi kreatif Lebak harus mampu menembus pasar yang lebih luas, tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga nasional. Salah satu kuncinya adalah penguasaan digital marketing dan pemanfaatan teknologi AI,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa workshop ini merupakan tindak lanjut dari berbagai diskusi dan pemetaan potensi yang dilakukan Disbudpar bersama pelaku industri kreatif dan pariwisata di Lebak.

Dari hasil tersebut, diketahui bahwa para pelaku ekonomi kreatif masih membutuhkan ruang pembelajaran dan peningkatan kompetensi, baik dari sisi keterampilan teknis (hard skill) maupun penguatan soft skill.

“Workshop ini menjadi momentum untuk menyegarkan kembali pengetahuan dan keterampilan kita. Di era digital seperti sekarang, kemampuan mengelola media sosial, membuat konten kreatif, hingga memanfaatkan AI adalah kebutuhan, bukan lagi pilihan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi semangat para pelaku ekonomi kreatif yang dinilai tetap produktif dan inovatif meski menghadapi keterbatasan sumber daya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan dan pendampingan agar pelaku usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Kami ingin pelaku usaha di Lebak bisa naik kelas, dari mikro menjadi kecil, hingga menengah. Pemerintah hadir untuk memfasilitasi proses tersebut melalui pelatihan, pendampingan, dan penguatan jejaring,” tegasnya.

Melalui workshop ini, Disbudpar Kabupaten Lebak berharap para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pengembangan usaha masing-masing, sehingga produk ekonomi kreatif Lebak semakin kompetitif dan mampu bersaing di pasar digital. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pengembangan Ekonomi kreatif Digital Marketing Workshop Disbudpar Lebak M. Yosep Holis Kabupaten Lebak ketik.com