KETIK, MALANG – Tak hanya pemain, para pelatih Arema FC tak lepas dari evaluasi pada paruh musim ini. Hal tersebut diungkapkan General Manager Arema FC, M. Yusrinal Fitriandi.
Inal, sapaan karib Yusrinal, memastikan bahwa evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh. Tak hanya terhadap performa para pemain, tim pelatih pun dipastikan juga akan dievaluasi atas performa tim.
"Evaluasi termasuk pelatih. Tidak terkecuali. Tim pelatih juga dievaluasi," kata Inal.
"Kalau tim pelatih tidak bisa fokus tentu akan dievaluasi," sambungnya.
Menurut Inal, evaluasi merupakan hal yang pasti akan dilakukan kepada tim Arema FC pada paruh musim BRI Super League 2025/2026 ini. Hal tersebut tak lepas dari capaian Singo Edan yang meleset jauh dari target.
Inal menyebut, target Arema adalah berada di posisi lima besar pada paruh musim. Namun, pada kenyataannya, Dalberto Luan Belo dan kawan-kawan hanya menempati peringkat kesepuluh di klasemen sementara.
"Tidak mungkin tidak ada evaluasi. Target kami lima besar, tapi sekarang kita malah berada di bawah. Kami tidak diam. Pasti ada evaluasi," tegasnya.
Sejatinya, menurut Inal, manajemen sudah menggelar evaluasi sejak November 2025 lalu. Banyak hal, sambungnya, yang menjadi bahan evaluasi mereka.
"Hasil evaluasi ini baru bisa kita lihat pada putaran kedua," ia menandaskan. (*)
