KETIK, MALANG – Manajamen Arema FC angkat bicara ihwal tuntutan Aremania agar mereka melakukan perombakan tim pada bursa transfer paruh musim 2025/2026. Manajemen Singo Edan, julukan Arema, memastikan akan mengikuti permintaan tersebut.
"Intinya, tidak mungkin kami akan diam dengan posisi seperti ini," ujar General Manager Arema FC, M. Yusrinal Fitriandi.
"Kami diam bukan berarti tak mendengarkan. Manajemen paham dengan apa yang diminta Aremania. Kami juga merasakan hal yang sama, ingin Arema bangkit dan lebih berprestasi," sambungnya.
Menurut Inal, sapaan karib Yusrinal, mereka pasti akan melakukan evaluasi terhadap tim. Namun, ia menambahkan, hal ini tak bisa dilakukan mendadak.
"Semua kan harus sesuai dengan regulasi yang ada, seperti mengikuti jadwal transfer window misalnya," kata Inal.
"Percuma kita merekrut pemain tapi nggak bisa didaftarkan," sambungnya.
Inal memastikan, Arema FC bakal melakukan evaluasi besar-besaran pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 ini. Menurutnya, keputusan dalam evaluasi ini sudah dimatangkan sejak beberapa bulan lalu.
"Sudah sejak dua sampai tiga bulan lalu kami melakukan evaluasi internal. Banyak kejadian yang menjadi pertimbangan kami, termasuk keluarnya Paulinho dan beberapa kejadian lain," ucapnya,
"Kami pastikan, evaluasi ini sudah terukur dan tertakar," Inal menandaskan. (*)
