Tak Main-Main! Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp7 Miliar Lebih bagi 2 Ribu KPM di Kabupaten Malang

22 Februari 2026 18:30 22 Feb 2026 18:30

Thumbnail Tak Main-Main! Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp7 Miliar Lebih bagi 2 Ribu KPM di Kabupaten Malang

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan secara simbolis bantuan Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas kepada keluarga penerima manfaat, Minggu, 22 Februari 2026 (Foto : Kukuh / Ketik.com)

KETIK, MALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menyalurkan bantuan sosial (bansos), tali asih pilar sosial hingga zakat senilai Rp 7.050.325.000 bagi masyarakat penerima manfaat di Kabupaten Malang. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan secara simbolis bansos itu, Minggu, 22 Februari 2026. 

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bantuan tersebut ditujukan untuk menjadi bantalan sosial dan ekonomi khususnya untuk masyarakat rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas. 

"Saya datang kesini, untuk memastikan bantuan sosial diterima secara maksimal kepada penerima manfaat. Seperti KIP Putri Jawara dan KPM Jawara, masing-masing mendapatkan Rp 3 juta per tahun dan sifatnya hibah," jelasnya usai menyalurkan bansos dan tali asih sosial di Pendapa Agung Pemkab Malang.

Foto Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan secara simbolis bantuan Asistensi  Sosial Penyandang Disabilitas kepada keluarga penerima manfaat, Minggu, 22 Februari 2026 (Foto : Kukuh / Ketik.com)Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan secara simbolis bantuan Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas kepada keluarga penerima manfaat, Minggu, 22 Februari 2026 (Foto : Kukuh / Ketik.com)

Khofifah berharap agar bantuan yang diberikan betul-betul tepat sasaran dan tepat manfaat. Sekaligus, dapat memberikan dampak positif bagi penerima manfaat. 

"Harapannya, ini bisa menstimulasi kemandirian ekonomi. Jadi, mereka didorong dengan stimulus-stimulus bantuan sosial," terangnya.

Berdasarkan data dari Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jatim, ada sebanyak 2.083 keluarga yang menerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH). Kemudian, ada sebanyak 135 jiwa menerima bantuan Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas.

Selanjutnya, ada sebanyak 12 jiwa menerima bansos KIP Putri Jawara dan 8 jiwa menerima KIP PPKS Jawara. Lalu, ada 108 jiwa yang mendapatkan KIP Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Jawara.

Kemudian, sebanyak 55 jiwa menerima bantuan permakanan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). Lalu, 222 orang pendamping hingga Taruna Siaga Bencana (Tagana) juga menerima bantuan operasional dan tali asih serta 50 jiwa menjadi penerima zakat produktif. 

Sementara itu, Kepala Dinsos Jawa Timur Restu Novi Widiani mengungkapkan, total nilai bantuan yang disalurkan juga telah mencakup bantuan untuk Badan Usaha Milik Desa, Desa Berdaya, dan Jatim Puspa dengan penerima sembilan desa.

"Kami transfer uangnya langsung ke rekening penerima bansos sampai bantuan keuangan khusus (BKK) dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk Kabupaten Malang. Semua yang tadi saya sampaikan itu dari APBD Jawa Timur," ungkapnya. 

Dirinya juga menyampaikan, bansos tersebut juga dapat menguatkan perekonomian masyarakat. Sehingga, mereka bisa terlepas dari kemiskinan. 

Sedangkan untuk pendamping penerima manfaat bansos, bantuan ini sebagai bentuk apresiasi dan fasilitas melaksanakan tugas asistensi.

Restu juga menambahkan, bahwa proses pemantauan dan pemutakhiran data penerima manfaat terus dilakukan. Sehingga, bantuan yang diberikan tepat sasaran.

"Ketika belum pernah mendapatkan bantuan, silahkan laporkan ke kami terus dicek desilnya berapa. Kalau dia desil 1 sampai 5, bisa diusulkan dan diverifikasi," tandasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Bantuan Sosial Gubernu Jatim Khofifah Indar Parawansa Kabupaten Malang