KETIK, SUMENEP – Nama M. Muhri mulai ramai dibahas dalam bursa calon Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sumenep untuk periode 2026-2031.
Politisi yang juga alumni Pondok Pesantren Annuqayah itu masuk dalam daftar kandidat dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Sumenep yang digelar pada Minggu, 5 April 2026.
Total terdapat sembilan nama yang masuk dalam bursa pencalonan.
M. Muhri dikenal sebagai salah satu kandidat dari kalangan muda yang memiliki rekam jejak organisasi dan politik cukup panjang.
Ia merupakan mantan Ketua GP Ansor Sumenep selama dua periode serta pernah menjabat Ketua Umum PC PMII Sumenep.
Di dunia legislatif, ia saat ini kembali dipercaya masyarakat sebagai anggota DPRD Kabupaten Sumenep.
Pada periode pertamanya, ia menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB, sementara pada periode kedua dipercaya sebagai Ketua Komisi III DPRD Sumenep.
Sebelum terjun ke legislatif, M. Muhri juga pernah menjadi Dewan Pengawas BLUD RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep periode 2018-2019, serta pendamping desa profesional pada 2016-2019.
Pengalaman organisasinya juga meluas hingga tingkat wilayah, di antaranya pernah menjadi pengurus wilayah GP Ansor Jawa Timur.
Saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Ketua PKB Sumenep.
Dengan latar belakang sebagai santri yang menempuh pendidikan dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi di lingkungan Pondok Pesantren Annuqayah, M. Muhri dinilai memiliki basis kuat baik secara ideologis maupun pengalaman lapangan.
Karier organisasinya yang dimulai dari bawah, baik di internal kampus maupun organisasi eksternal, turut memperkuat kapasitasnya sebagai calon pemimpin partai.
Jika terpilih sebagai Ketua PKB Sumenep, M. Muhri dipandang sebagai representasi generasi muda yang siap memimpin partai, sejalan dengan tren kepemimpinan partai politik yang mulai diisi kalangan muda di berbagai daerah.(*)
