Suasana Duka Warnai Latihan Perdana Arema FC Usai Wafatnya Kuncoro

20 Januari 2026 16:06 20 Jan 2026 16:06

Thumbnail Suasana Duka Warnai Latihan Perdana Arema FC Usai Wafatnya Kuncoro

Para penggawa Arema FC mengheningkan cipta dan mendaras doa untuk asisten pelatih Arema FC, Kuncoro, yang wafat, Minggu, 18 Januari 2026. (Foto: Dendy/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Suasana latihan Arema FC di Lapangan DFP Pakis, Kabupaten Malang, Selasa, 20 Januari 2026 tak seperti biasanya. Tak banyak gelak tawa dan canda seperti dalam sesi latihan sebelumnya.

Perbedaan paling mencolok adalah usai sesi briefing sebelum latihan. Tak ada lagi sosok Kuncoro, yang biasa dikejar dan dijahili para pemain. Asisten Pelatih Arema FC ini memang sudah berpulang, Minggu, 18 Januari 2026 lalu.

Sebagai gantinya, usai briefing, tim pelatih dan pemain membentuk lingkaran dan mengheningkan cipta. Mereka berdoa untuk almarhum Kuncoro.

Sejumlah pemain tampak menyeka mata mereka dengan punggung tangan. Sementara, Asisten Pelatih Arema FC, Siswantoro, tak bisa menahan rasa sedihnya. Ia menangis sesenggukan dan harus ditenangkan oleh rekan-rekannya.

Kesedihan skuad Arema FC yang baru kehilangan sosok nyawa tim memang belum lagi pupus. Namun, di tengah rasa duka, mereka kembali menyiapkan diri jelang melanjutkan perjalanan di BRI Super League 2025/2026.

General Manager Arema FC, M. Yusrinal Fitriandi, menyebut bahwa skuad Arema FC masih diliputi duka. Namun, ia menegaskan bahwa mereka harus tetap bangkit demi melanjutkan semangat Coach Kuncoro.

"Saya sudah bicara ke teman-teman pelatih dan pemain bahwa Coach Kuncoro pasti meninggalkan legacy. Ini yang harus kita jaga," tutur Inal, sapaan karib Yusrinal.

"Kemarin, mereka seharusnya berlatih, tapi kita liburkan sehari untuk menghormati Coach Kuncoro. Nah, sekarang, kita harus sudah bergerak dan bersiap lagi," sambungnya.

Lebih lanjut, Inal memastikan bahwa Arema FC tak meminta perubahan jadwal menyusul wafatnya Kuncoro. Mereka memastikan akan tetap mengikuti jadwal yang sudah disusun.

"Nggak ada penundaan. Kalau jadwal, kita tetap ikut yang sudah ada," ia menandaskan. (*)  

Tombol Google News

Tags:

Arema FC Kuncoro BRI Super League 2025/2026 M. Yusrinal Fitriandi