Sosok Prihati Pujowaskito, Eks Perwira Kesehatan Kopassus yang Ditunjuk Jadi Dirut BPJS Kesehatan

20 Februari 2026 18:25 20 Feb 2026 18:25

Thumbnail Sosok Prihati Pujowaskito, Eks Perwira Kesehatan Kopassus yang Ditunjuk Jadi Dirut BPJS Kesehatan

Prihati Pujowaskito (kedua dari kanan) dalam acara penyerahan Keputusan Presiden terkait susunan Dewan Pengawas dan Direksi BPJS, beberapa waktu lalu. (Foto: tangkapan layar Youtube Kementerian Koordinator Pemberdayan Masyarakat)

KETIK, JAKARTA – Prihati Pujowaskito secara resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan masa jabatan 2026–2031. Ia ditunjuk melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dewan Pengawas dan Keanggotaan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan.

Di dunia kesehatan, Prihati bukan orang baru. Pria kelahiran Surakarta, 29 Maret 1967, Prihati menapaki dunia kedokteran sejak usia muda.

Ia menuntaskan pendidikan dokter di Universitas Sebelas Maret pada 1991. Ia kemudian memperdalam keilmuan melalui pendidikan magister di Universitas Airlangga pada 2007.

Perpaduan ilmu klinis dan manajerial diperkuat lewat studi Manajemen Rumah Sakit di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gotong Royong pada 2015, disusul pendidikan hukum di Universitas Borobudur yang ia rampungkan pada 2022. Pada 2024, ia juga mengikuti pelatihan kardiologi intervensi sebagai bagian dari pengembangan kompetensi profesionalnya.

Selain di dunia kesehatan, karier Prihati juga berakar di dunia militer. Mei 1995 sampai Juli 2002, ia sempat menjadi Perwira Kesehatan Batalyon Komando Pasukan Khusus. Pengalaman tersebut menjadi fondasi disiplin dan kepemimpinannya sebelum menapaki jalur klinis dan akademik secara lebih luas.

Di bidang pelayanan kesehatan, Prihati dikenal sebagai dokter spesialis jantung konsultan intervensi koroner di RSPAD Gatot Soebroto sejak Agustus 2018. Ia pernah menjabat Direktur Penunjang Medik pada 2021–2023, setelah sebelumnya memimpin Departemen Jantung di rumah sakit tersebut. Sebelum itu, ia mengembangkan layanan kardiovaskular di RSAD Dustira, mulai dari Kepala Subdepartemen Jantung hingga Kepala Departemen Jantung.

Di sektor akademik, Prihati berperan dalam pengembangan pendidikan kedokteran militer. Ia menjabat Dekan Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan Republik Indonesia periode 2023–2025 dan menjadi dosen Ilmu Penyakit Jantung di institusi tersebut. Sejak 2008, ia juga mengajar Ilmu Penyakit Dalam di Universitas Jenderal Achmad Yani. Selain itu, sejak 2019 ia dipercaya sebagai anggota Panel Ahli Dokter Kepresidenan Republik Indonesia.

Kontribusinya tidak hanya berhenti pada praktik klinis dan pendidikan. Prihati turut menyumbang gagasan melalui karya ilmiah, di antaranya disertasi berjudul Restorative Justice dalam Penyelesaian Sengketa Malpraktik Kedokteran di Indonesia (2022) serta tulisan Restorative Justice Roadmap in Indonesia: Hype or Hope (2025). Pemikirannya menyoroti pentingnya pendekatan keadilan restoratif dalam sistem kesehatan nasional.

Aktif di berbagai organisasi profesi, ia terlibat dalam Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah Indonesia, Perkumpulan Kedokteran Militer Indonesia, serta Himpunan Pengusaha Alat Kesehatan Indonesia. Atas pengabdiannya, ia menerima sejumlah penghargaan dari TNI, termasuk Satyalancana dan Bintang Yudha Dharma, serta dinobatkan sebagai Alumni Berprestasi 2024 oleh almamaternya.

Dengan latar belakang klinis, akademik, militer, dan manajerial yang menyatu, kepemimpinan Prihati di BPJS Kesehatan diharapkan membawa perspektif komprehensif dalam pengelolaan jaminan kesehatan nasional—sebuah amanah besar yang kini berada di tangannya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Prihati Pujowaskito dirut bpjs kesehatan