PBNU Harap Perbedaan Awal Ramadan 1447 H Tak Jadi Biang Perpecahan

17 Februari 2026 21:21 17 Feb 2026 21:21

Thumbnail PBNU Harap Perbedaan Awal Ramadan 1447 H Tak Jadi Biang Perpecahan

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, dalam sebuah acara di Surabaya, beberapa waktu lalu.(Foto: Dokumen Ketik.com)

KETIK, JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, buka suara ihwal adanya perbedaan dalam awal Ramadan 1447 Hijriah. Ia berharap agar perbedaan ini tak menjadi biang perpecahan.

“Kita tidak perlu memperuncing masalah dengan siapa pun yang memiliki pandangan berbeda,” ujar Gus Yahya, sapaan karibnya, dilansir dari laman resmi PBNU.

Menurut Gus Yahya, NU berkomitmen penuh untuk tetap berpegang teguh pada metode yang diyakini dalam menentukan awal Ramadan. 

“Terkait dengan kenyataan bahwa masih ada perbedaan di dalam masyarakat mengenai penentuan awal bulan, khususnya bulan Ramadan dan Syawal, kita tetap menegaskan keteguhan kita dalam memegangi pandangan mazhab empat di dalam fikih untuk menentukan awal bulan,” tegasnya. 

“Yang penting kita menegaskan sikap kita, keteguhan kita dalam bermazhab, dan menegaskan bahwa dalam keyakinan kita, memang kita menjalankan syariat dengan mengikuti mazhab para imam yang mu’tabar,” Gus Yahya menambahkan.

Lebih lanjut, putra KH Cholil Bisri ini mengajak umat Islam menyambut datangnya Ramadan dengan penuh suka cita, kesiapan lahir dan batin, serta semangat menjaga persatuan.

Ia berharap Ramadan menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperbaiki diri. Menurutnya, puasa tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga kesehatan serta membersihkan hati.

“Kita jaga kesehatan kita, kita jaga kebersihan hati kita. Semoga kita semua mendapatkan karunia memasuki Idulfitri sebagai manusia-manusia baru, hamba-hamba yang terlahir kembali dengan bersih,” tuturnya.

“Sekali lagi selamat menjalankan ibadah puasa, selamat memasuki Ramadan. Semoga berkah Allah untuk kita semua dan untuk segenap bangsa Indonesia. Amin,” pungkasnya.

Tombol Google News

Tags:

PBNU nahdlatul ulama 1 Ramadan 1447 Hijriah Yahya Cholil Staquf Gus Yahya