KETIK, MALANG – Di tengah semakin jarangnya kegiatan PKK di kawasan perumahan, ibu-ibu PKK RT 06/RW 05 De Cassablanca Residence, Cemorokandang, Kota Malang, justru tetap aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial. Salah satunya melalui kegiatan rutin posyandu dan bakti sosial yang digelar secara berkala.
Dahulu, PKK dikenal sebagai “motor penggerak” kegiatan ibu-ibu di lingkungan masyarakat. Melalui organisasi ini, berbagai aktivitas yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan, hingga kesejahteraan keluarga dijalankan secara rutin di tingkat kampung maupun lingkungan perumahan.
Namun, di era digital seperti sekarang, banyak aktivitas masyarakat yang mulai berubah. Berbagai kebutuhan sehari-hari kini dapat dipenuhi dengan mudah melalui teknologi. Misalnya memesan makanan lewat aplikasi di ponsel atau menggunakan layanan transportasi daring yang siap mengantar ke berbagai tujuan.
Perubahan gaya hidup ini secara tidak langsung turut memengaruhi aktivitas sosial masyarakat. Kegiatan berbasis komunitas yang dahulu sering dilakukan bersama-sama kini mulai berkurang. Bahkan di beberapa kompleks perumahan, kegiatan PKK mulai jarang terlihat.
Berbeda dengan kondisi tersebut, ibu-ibu PKK RT 06/RW 05 De Cassablanca Residence masih mempertahankan kegiatan organisasi mereka. Setiap bulan, mereka rutin mengadakan pertemuan yang dilaksanakan secara langsung di clubhouse perumahan.
Melalui pertemuan tersebut, para anggota PKK tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga membahas berbagai hal terkait kondisi warga. Mereka saling berkomunikasi untuk memastikan lingkungan tetap sehat, aman, dan seluruh warga dapat terpantau dengan baik.
“Makanya kami sangat bangga tinggal di RT 06 ini. Walau mayoritas ibu-ibunya bekerja, kegiatan PKK masih tetap berjalan. Selain sebagai sarana silaturahmi, kegiatan PKK juga sangat bagus dalam memberdayakan kesejahteraan warga,” ungkap Rusyandini Perdana Putri, Ketua PKK RT 06.
Bagi warga De Cassablanca Residence, kegiatan PKK bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang mempererat hubungan antarwarga di tengah kesibukan kehidupan modern. (*)
