KETIK, GROBOGAN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Grobogan peringati Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke-80 PWI dengan potong tumpeng, Senin, 9 Februari 2026.
Kegiatan tersebut digelar di SLB C dan AB Yayasan Pendidikan Luar Biasa (YPLB) Danyang, Purwodadi, dengan sederhana bahkan penuh kehangatan.
Murid-murid dari SLB C (Tunagrahita), A (Tunanetra), dan B (Tunarungu) pun turut meramaikannya melalui berbagai penampilan seperti pembacaan puisi, tari Krido Warok, serta menyanyi pakai bahasa isyarat.
Ketua PWI Kabupaten Grobogan Dani Agus Haryanto mengatakan, pemilihan SLB sebagai lokasi tasyakuran karena pihaknya ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan dukungan moral pada anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).
"Ini merupakan bentuk syukur kami atas kebersamaan yang telah terjalin selama ini. Kami berterimakasih atas sambutan hangatnya," katanya.
Menurutnya, ada banyak potensi yang bisa diberitakan dari murid-murid SLB, setelah melihat langsung penampilan mereka. Ia kemudian menyebut, bahwa PWI Grobogan siap untuk membantu mempublikasikan ketika ada prestasi atau momen-momen yang menarik.
"Saya lihat ini tadi banyak penampilan menarik, nanti kalau ada kegiatan atau prestasi bagus, kami bisa dikabari, dan kami bantu pemberitaan," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Kepala Sekolah SLB B YPLB Danyang, Moh. Rudy Arifianto mengucapkan selamat HPN serta HUT PWI ke-80 kepada seluruh pengurus PWI Grobogan yang hadir. Menurutnya, waktu 80 tahun tersebut adalah usia yang matang.
"Kami berterimakasih karena PWI Grobogan berkenan merayakan hari jadinya di sekolah kami. Semoga semakin baik semuanya," harapnya.
Rudy menyampaikan, masih banyak murid SLB membutuhkan dukungan lebih karena kurang mampu. Sebab itu, ia pun meminta agar rekan-rekan wartawan di PWI Grobogan bisa ikut membantu pemberitaan supaya SLB lebih mendapatkan perhatian dari pemerintah.
"Mungkin banyak orang yang berpikir anak-anak SLB ini anak orang kaya. Padahal, banyak juga yang kurang mampu. Jadi kami mohon dibantu agar mendapat perhatian dari Dinsos dan pemerintah," pungkasnya.
Di sela-sela tasyakuran tersebut, juga diselingi sosialisasi keselamatan lalu lintas dari Satlantas Polres Grobogan. Para siswa SLB pun tampak antusias menyimak pemaparan dari petugas. (*)
