KETIK, MALANG – Keberadaan anjungan air minum mandiri Mizuone di sejumlah titik di Kota Malang mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Menyusul respons positif tersebut, Mizuone kini bersiap menghadirkan inovasi baru berupa Mizuone Mini, mesin air minum berukuran lebih kecil yang dapat dipasang di lingkungan permukiman hingga tingkat RT.
Tanpa mengurangi kualitas air minum, Mizuone Mini mampu melayani kebutuhan air bersih untuk lima hingga enam rumah. Lantas, apa saja syarat yang perlu disiapkan jika warga ingin memasangnya?
Direktur Mizuone, Izaz Ivan Syah memastikan, tak ada persyaratan berbelit yang harus disiapkan calon pemasang Mizuone mini. Mereka hanya perlu menyiapkan tempat pemasangn, sumber air, dan listrik.
"Sumber air bisa dari air PDAM atau sumur bor," kata Izaz.
Selain itu, yang juga harus disiapkan adalah saluran pembuangan. Saluran ini, menurut Izaz, bakal dipakai untuk membuang residu hasil penyaringan.
"Proses filtrasi kami kan memisahkan air dari kotoran-kotoran yang ada. Dalam proses ini kan ada residunya. Residu ini nanti yang dibuang. Nggak ribet sama sekali persyaratannya," tegas Izaz.
Menurut Izaz, biaya yang harus dikeluarkan untuk pemasangan Mizuone Mini pun tak terlalu berat. Untuk tiap unit Mizuone Mini ada biaya pemasangan sebesar Rp2 juta sampai Rp3 juta.
"Biaya pemasangan ini bisa untuk empat sampai lima rumah," tuturnya.
Soal pembayaran biaya pemasangan Mizuone mini, Izaz menyebut, ada kemudahan yang ditawarkan. Para pemasang bisa menyicil biaya pemasangan tersebut.
"Nanti akan kami pasangkan gratis. Ke depannya, setelah cocok, termasuk dengan kualitas airnya, baru kami adakan pembayaran tiap bulan," tandasnya. (*)
