Belum Ada Obatnya, Ini Cara Cegah Penularan Virus Nipah

31 Januari 2026 12:45 31 Jan 2026 12:45

Thumbnail Belum Ada Obatnya, Ini Cara Cegah Penularan Virus Nipah

Ilustrasi Virus Nipah (Ilustrasi: Avril)

KETIK, JAKARTA – Virus Nipah (NiV) merupakan salah satu penyakit menular berbahaya yang hingga kini masih menjadi perhatian dunia. Bagi penderita yang terjangkit Virus Nipah, sampai saat ini belum tersedia pengobatan yang terbukti efektif dan tepat sasaran. Selain itu juga belum ada vaksin yang disetujui untuk mencegah infeksi tersebut.

Penanganan medis terhadap pasien Virus Nipah masih bersifat suportif, yaitu berfokus pada pengelolaan gejala dan komplikasi yang muncul, seperti gangguan pernapasan dan gangguan saraf. Karenanya, pencegahan menjadi langkah paling penting untuk menghindari risiko penularan dan dampak fatal dari virus ini.

Virus Nipah telah terdaftar oleh World Health Organization (WHO) sebagai patogen prioritas dalam Research and Development Blueprint. Status tersebut menandakan bahwa Virus Nipah merupakan ancaman pandemi global yang membutuhkan penelitian dan pengembangan medis secara mendesak. Hal ini dilakukan karena tingkat penyebaran virus yang terus meningkat dan semakin membahayakan kesehatan masyarakat dunia.

Upaya Mengurangi Risiko Penyebaran Virus Nipah

Virus Nipah dikenal sebagai penyakit dengan tingkat kematian yang tinggi. Oleh sebab itu, langkah pencegahan dan penanganan yang tepat harus menjadi perhatian serius. Mengingat belum tersedianya vaksin, WHO menekankan pentingnya mengurangi kontak langsung dengan sumber virus, baik dari hewan maupun manusia yang terinfeksi.

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:

a. Mencegah Penularan dari Kelelawar ke Manusia

Kelelawar buah diketahui sebagai inang utama Virus Nipah. WHO mengimbau masyarakat untuk menghindari konsumsi getah kurma mentah atau buah-buahan yang berpotensi terkontaminasi oleh kelelawar.

Jika hendak mengonsumsi buah, masyarakat disarankan untuk mencuci dan mengupas buah secara menyeluruh. Buah apa pun yang menunjukkan tanda-tanda gigitan atau kontaminasi kelelawar sebaiknya tidak dikonsumsi dan dibuang.

b. Mencegah Penularan dari Hewan ke Manusia

Para peternak dan pekerja yang menangani hewan sakit atau melakukan penyembelihan dianjurkan untuk menggunakan sarung tangan serta alat pelindung diri yang lengkap.

Khususnya bagi peternak babi di wilayah yang terdapat kelelawar buah, perlu dilakukan langkah-langkah pencegahan tambahan, seperti melindungi pakan dan kandang ternak agar tidak terpapar kelelawar.

c. Mencegah Penularan dari Manusia ke Manusia

Penularan antarmanusia dapat terjadi melalui kontak erat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menghindari kontak langsung tanpa perlindungan dengan orang yang terinfeksi Virus Nipah.

Langkah sederhana namun efektif yang dapat dilakukan adalah mencuci tangan secara rutin, terutama setelah merawat atau mengunjungi orang sakit. Upaya ini penting untuk menghentikan penyebaran virus yang semakin meluas.

Kapan Harus Segera Memeriksakan Diri ke Dokter?

Masyarakat disarankan untuk segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gejala yang mencurigakan, terutama jika memiliki riwayat paparan. Beberapa kondisi yang perlu diwaspadai antara lain:

Mengalami demam tinggi disertai sakit kepala, terutama setelah bepergian ke daerah dengan kasus Virus Nipah.

Mengalami gejala neurologis, seperti kejang, kebingungan, atau penurunan kesadaran.

Memiliki riwayat kontak dengan orang yang diduga atau terkonfirmasi terinfeksi Virus Nipah.

Tinggal atau berkunjung ke wilayah yang sedang mengalami wabah Virus Nipah.

Kesadaran Menjaga Kesehatan Jadi Kunci

Virus Nipah merupakan ancaman serius yang tidak dapat dianggap remeh. Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, serta kesadaran untuk segera mencari bantuan medis menjadi kunci utama dalam mencegah penyebaran virus ini.

Menjaga kesehatan bersama merupakan tanggung jawab semua pihak, kapan pun dan di mana pun berada.(*)

Tombol Google News

Tags:

Virus Nipah Pencegahan Virus Nipah