KETIK, PEKALONGAN – Dampak operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq terus meluas.
Tak hanya sejumlah kantor pemerintahan, sebuah salon bernama Big Boss Salon di Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan turut dipasangi segel KPK.
Pantauan di lokasi, segel bertuliskan KPK terpasang di pintu masuk salon yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumah dinas Bupati Pekalongan. Salon tersebut diduga merupakan usaha milik keluarga Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.
“Biasanya gerbangnya buka dan ada aktivitas, tapi hari ini tutup,” ujar seorang warga di sekitar lokasi salon, Selasa, 3 Maret 2026.
Selain salon, terdapat pula usaha restoran dengan nama Big Boss Resto yang lokasinya tak jauh dari Pasar Kajen. Namun hingga saat ini, kondisi restoran tersebut lengang dan belum terlihat dipasangi tanda penyegelan KPK.
OTT yang menjerat Fadia Arafiq membuat KPK bergerak cepat dengan menyegel sejumlah kantor strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Di antaranya kantor Bupati, Setda, Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja, Dinas Perkim LH, DPU Taru, hingga Prokopim.
Belum diketahui apakah usaha tersebut juga masuk dalam rangkaian pemeriksaan penyidik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan terkait penyegelan sejumlah lokasi tersebut. Kasus OTT KPK di Pekalongan ini masih terus berkembang. (*)
