KETIK, MALANG – Setelah sukses dengan Anjungan Air Minum Mandiri Mizuone di fasilitas umum, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang hadir dengan inovasi baru. Mereka akan meluncurkan Mizuone Mini yang dikhususkan untuk kebutuhan rumah tangga.
Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menjelaskan bahwa kehadiran Mizuone Mini menjadi solusi murah meriah dalam menekan kebutuhan rumah tangga. Warga Kota Malang bisa menikmati air siap minum dengan harga Rp300 per liter.
Tak hanya itu, Mizuone juga solusi praktis dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Pembayaran dilakukan secara digital dan mampu memangkas mata rantai distribusi air minum yang selama ini bergantung pada galon.
"Kita akan segera luncurkan Mizuone Mini, nanti ditaruh di tiap rumah. Biasanya orang kalau masak, kan pakai air galon, Mizuone Mini ini menjadi solusi karena lebih murah dibandingkan galon," ujar Eko, Selasa, 3 Februari 2026.
Eko menjelaskan bahwa satu unit Mizuone Mini dapat digunakan untuk 4-5 rumah. Mesin dapat diletakkan di depan rumah dan dialirkan melalui pipa kecil yang langsung tersambung ke setiap rumah.
"Nanti ibu-ibu kalau mau air minum sudah tidak usah beli galon. Scan QRIS, selesai, keran dibuka, langsung minum," lanjutnya.
Mizuone Mini juga telah dilengkapi dengan smart valve atau katup pintar. Layaknya token digital, masyarakat tinggal membeli dengan nominal tertentu untuk bisa menggunakan air secara otomatis hingga kuota air habis.
"Jadi seperti token, bisa langganan Rp100 ribu mungkin cukup untuk 2-3 bulan untuk minum dan memasak. Jadi efektif tidak perlu angkat-angkat galon lagi," tuturnya.
Eko menekankan bahwa Mizuone Mini lahir dari pemberdayaan ekonomi masyarakat menengah ke bawah. Mengingat saat ini banyak harga kebutuhan pokok yang semakin melambung tinggi.
Menurutnya masyarakat memiliki hak untuk mengakses air minum berkualitas dengan harga terjangkau. Ia berharap pengeluaran rumah tangga pun dapat dialokasikan untuk kebutuhan yang lebih mendesak.
"Supaya kita seperti di luar negeri juga, buka keran bisa langsung diminun airnya. Masyarakat bisa lebih efektif dan praktis, mendapat jaminan air minum murah dan berkualitas," tutupnya. (*)
