Respons Keluhan Petani Panceng, Kadis Pertanian Gresik Terjunkan Tim POPT Pantau Wabah Jagung

9 Januari 2026 16:11 9 Jan 2026 16:11

Thumbnail Respons Keluhan Petani Panceng, Kadis Pertanian Gresik Terjunkan Tim POPT Pantau Wabah Jagung

Kondisi salah satu tongkol jagung di Panceng yang membusuk akibat wabah, 9 Januari 2026. (Foto: Aris/Ketik.com)

KETIK, GRESIK – Keluhan petani jagung di Desa Pantenan, Kecamatan Panceng, terkait serangan penyakit busuk batang yang mulai merusak tongkol jagung langsung mendapat atensi serius dari Pemerintah Kabupaten Gresik. Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Gresik memastikan akan segera menerjunkan tim ahli ke lapangan.

​Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Eko Anandito Putro menyatakan pihaknya telah menerima informasi mengenai kondisi tersebut dan segera mengambil langkah koordinasi dengan Petugas Organisme Pengganggu Tanaman (POPT).

​"Saya koordinasikan dengan POPT di lapangan. Untuk kondisi terkini, akan dilakukan pengamatan kembali oleh tim POPT di lokasi," ungkap Eko Anandito Putro saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat 9 Januari 2026.

​Menanggapi keluhan hama tikus, Eko menjelaskan bahwa sebenarnya langkah antisipasi telah dilakukan sejak awal musim. Menurutnya, peringatan dini dan gerakan pengendalian pratanam sudah disosialisasikan kepada para petani. Namun, melihat dinamika cuaca dan serangan susulan saat ini, pihaknya berkomitmen untuk melakukan langkah tambahan.

​"Siap, kami optimalkan Mas," tegas Eko menanggapi harapan warga akan bantuan sarana pengendalian darurat.

​Pantauan terbaru di Desa Pantenan menunjukkan kondisi yang semakin mengkhawatirkan. Serangan penyakit tidak lagi hanya menyerang bagian bawah batang, namun sudah mulai merusak klobot (pembungkus) dan bagian dalam tongkol jagung yang menghitam. Jika tidak segera mendapat bantuan obat-obatan, dipastikan kualitas hasil panen akan merosot tajam atau bahkan gagal total.

​Kehadiran tim POPT di lapangan sangat dinantikan warga untuk memberikan solusi konkret, terutama penyaluran bantuan fungisida atau pestisida yang mendesak dibutuhkan untuk menyelamatkan tanaman jagung warga dari kerusakan yang lebih luas.(*) 

Tombol Google News

Tags:

Penyakit Jagung Wabah Tikus Pantenan Panceng Dinas Pertanian Gresik BPP